Pemkab Sidoarjo Tindak Lanjuti Kebutuhan Warga Pasca Jembatan Runtuh
Jembatan yang berada di Desa Tambak Cemandi, Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo mengalami kerusakan parah dan akhirnya runtuh. Kejadian ini menimbulkan berbagai kendala terutama dalam hal mobilitas warga dan distribusi hasil tambak. Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana, melakukan inspeksi mendadak (sidak) untuk memastikan kondisi jembatan tersebut serta meninjau kebutuhan masyarakat sekitar.
Mimik Idayana menyatakan bahwa pemerintah daerah memiliki komitmen kuat untuk segera memperbaiki jembatan tersebut. Menurutnya, jembatan ini merupakan salah satu jalur vital yang menghubungkan berbagai aktivitas ekonomi masyarakat sekitar.
“Kami tidak akan menunda proses perbaikan. Jembatan ini sangat penting bagi kehidupan warga sekitar. Kami akan segera melakukan koordinasi intensif dengan Dinas PUBM agar pembangunan bisa dimulai secepatnya,” ujarnya.
Rencana Pembangunan Jembatan yang Lebih Kuat
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas PUBM SDA Sidoarjo, Dwi Eko Saptono, menjelaskan rencana teknis pembangunan jembatan baru. Ia menegaskan bahwa proses konstruksi akan segera dimulai pada bulan Oktober 2023. Anggaran yang dialokasikan untuk proyek ini mencapai Rp 1,6 miliar.
“Jembatan yang baru akan dibangun lebih lebar dibandingkan sebelumnya. Ukuran awal hanya 4 meter, namun nantinya akan diperluas menjadi 5 meter. Panjang total jembatan juga akan tetap sepanjang 10 meter,” jelas Dwi Eko Saptono.
Selain itu, konstruksi jembatan akan dirancang sedemikian rupa agar lebih kokoh dan tahan lama. Hal ini bertujuan untuk menghindari kerusakan serupa di masa depan dan memastikan keberlanjutan penggunaannya oleh masyarakat.
Target Penyelesaian dan Dampak Ekonomi
Pemkab Sidoarjo menargetkan pembangunan jembatan dapat selesai dalam waktu singkat. Dengan selesainya proyek ini, diharapkan aktivitas masyarakat sekitar kembali normal tanpa adanya hambatan. Selain itu, jembatan yang lebih representatif juga diharapkan dapat meningkatkan kualitas kehidupan warga.
“Adanya jembatan yang baik akan membantu kelancaran arus distribusi hasil tambak dan kegiatan ekonomi lainnya. Ini akan memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat,” tambahnya.
Pihak dinas juga berharap dengan berfungsinya kembali jembatan tersebut, roda perekonomian warga Desa Tambak Cemandi dan sekitarnya dapat pulih dan bahkan berkembang lebih baik lagi. Proyek ini menjadi langkah penting dalam memperkuat infrastruktur dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Tinggalkan Balasan