Jose Antonio Rueda Mulai Rehabilitasi, Tekankan Ingin Berkembang Lebih Jauh

Pemulihan Jose Antonio Rueda Setelah Kecelakaan Serius di Moto3 Malaysia

Jose Antonio Rueda, juara bertahan kelas kecil Moto3, telah memulai proses rehabilitasi setelah mengalami kecelakaan parah bersama pembalap Swiss, Noah Dettwiler, saat berlomba di Sighting Lap balapan Moto3 Malaysia. Kejadian ini bisa saja berujung pada kematian jika tidak ada respons cepat dan tindakan penyelamatan dari tim medis MotoGP yang dipimpin oleh Dr. Angel Charte.

Kecelakaan terjadi ketika Rueda bertabrakan dengan Dettwiler, yang sedang melambat di lintasan. Meskipun awalnya dikabarkan kedua pembalap dalam kondisi sadar, ternyata mereka sempat kehilangan kesadaran. Rueda dan Dettwiler juga menderita serangan jantung di lokasi dan waktu yang berbeda.

Dalam kasus Rueda, ia dievakuasi ke rumah sakit di Kuala Lumpur dengan gegar otak, yang membuatnya tidak bisa berbicara selama beberapa hari. Menurut Niklas Ajo, bos Red Bull KTM Ajo, Rueda tidak memiliki ingatan tentang apa yang terjadi dalam kecelakaan tersebut. Setelah kondisinya stabil, ia kembali ke Spanyol untuk menjalani operasi oleh Dokter Xavier Mir di Barcelona. Operasi dilakukan karena patah tulang di tangannya, dengan pelat dimasukkan di ibu jari dan metakarpal ketiga serta keempat tangan kanannya, serta pangkal jari-jari. Selain itu, Rueda juga mengalami patah tulang kecil pada tulang belikatnya, yang tidak perlu dioperasi.

Kembali Berjuang untuk Musim 2026

Sekarang, Rueda kembali ke kampung halamannya di Los Palacios y Villafranca. Ia muncul kembali di jejaring sosialnya dan mengonfirmasi bahwa ia telah memulai rehabilitasi. Tujuan utamanya adalah pulih sepenuhnya untuk kembali berlomba di Kejuaraan Dunia Moto2 pada musim 2026.

“Sedikit demi sedikit, tapi selalu maju. Saya sudah memulai rehabilitasi dan perawatan, bekerja setiap hari untuk terus berkembang dan kembali ke kondisi 100 persen,” ujar Rueda dalam sebuah unggahan di akun Instagram-nya. “Saya ingin berterima kasih kepada semua tim yang membantu saya dalam proses ini, mulai dari fisio saya Alicia, pelatih saya Trigo, dokter gigi saya, hingga dokter Mir dan Charte atas kerja keras, dedikasi, dan dukungan yang tak henti-hentinya.”

Rueda juga menyampaikan rasa terima kasih kepada para penggemar yang memberikan pesan-pesan semangat dan dukungan. “Dukungan Anda sangat terasa dan memberi saya kekuatan lebih untuk terus bekerja secara maksimal. Jalan kembali dimulai dari sini… Dengan usaha, kesabaran dan keinginan yang besar untuk kembali melakukan apa yang paling saya cintai. Dan akhirnya, banyak kekuatan dan dorongan untuk Noah Dettwiler, saya yakin Anda akan segera kembali, bro.”

Kondisi Noah Dettwiler yang Membaik

Dalam kasus Dettwiler, ia telah dipulangkan ke negara asalnya, Swiss, untuk melanjutkan pemulihan. Pembalap CIP Green Power ini harus menjalani operasi pengangkatan limpa untuk menghentikan pendarahan hebat dan operasi pertama pada kakinya yang mengalami patah tulang. Ia juga dipasangi kateter untuk mengontrol tekanan intrakranial, mengalami memar paru-paru yang parah dan dalam kondisi kritis.

Namun, kondisi Dettwiler kini membaik dan ia kembali ke rumah untuk menjalani operasi kedua pada kakinya. Baru-baru ini, ayahnya, Andy Dettwiler, mengunggah di media sosial foto pertama putranya setelah kejadian tersebut, tersenyum dan berjuang untuk pulih sepenuhnya dari episode yang begitu dramatis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *