Kejuaraan Taekwondo UIN 2025: Konsisten Selama 7 Tahun

Puluhan Ribu Peserta Ikuti UIN Taekwondo Championship 2025

Lebih dari 2.000 peserta taekwondo dari lima provinsi berpartisipasi dalam UIN Taekwondo Championship 2025 yang digelar pada 21–23 November di Kampus UIN Sunan Gunung Djati, Jalan A.H. Nasution, Kota Bandung. Kejuaraan ini memasuki edisi ketujuh dan menjadi salah satu agenda penting dalam mendukung pembinaan olahraga taekwondo yang dilakukan oleh Pengcab TI Kota Bandung dan Pengprov TI Jawa Barat.

Upacara pembukaan berlangsung pada hari Sabtu di Gedung Anwar Musaddad, dipimpin oleh Wakil Rektor III UIN Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Prof. Dr. Husnul Qodim, S.Ag., M.A., CRCE. Hadir pula perwakilan dari Dispora Jawa Barat, Ketua Pengprov TI Jabar Divie, Ketua Pengcab TI Kota Bandung Dedi Heryadi, Sekjen PB TI Tb Indra Mulia Zuhri, serta para undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Husnul Qodim menyampaikan apresiasi atas keberlanjutan dan profesionalitas penyelenggaraan kejuaraan ini. Ia menegaskan bahwa UIN Taekwondo Championship telah konsisten diselenggarakan hingga ketujuh kalinya, sehingga menunjukkan bahwa ajang ini dipercaya baik di tingkat provinsi maupun nasional.

“Ini bukan hanya ruang pencapaian prestasi olahraga, tetapi juga sarana pembentukan karakter mahasiswa dalam mengelola kegiatan, bekerja sama, menghargai orang lain, serta membangun integritas dan tanggung jawab,” ujarnya. Menurutnya, ajang ini merupakan bagian dari menciptakan pemimpin yang memiliki mental kuat, akhlak mulia, serta rasa hormat dan tanggung jawab moral.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Kejuaraan, Aufa Hikam Ghifari, menjelaskan bahwa kompetisi tahun ini mempertandingkan dua kategori utama: kyorugi (tarung) dan poomsae (jurus). Ia menyebutkan bahwa penyelenggaraan tahun ini berfokus pada tiga aspek utama: peningkatan kualitas pertandingan, kenyamanan peserta, serta kenaikan level kompetisi.

“Kami ingin memberikan pengalaman bertanding terbaik. Kualitas dan kenyamanan peserta menjadi prioritas. Kami juga terus menaikkan level kompetisi agar semakin banyak atlet unggulan lahir dari kejuaraan ini,” ujar Aufa.

Sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, atlet yang berhasil meraih gelar juara akan tercatat dalam Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas), sehingga memberikan nilai prestisius yang tinggi bagi para peserta. Aufa juga menyampaikan bahwa persiapan kejuaraan di tengah kesibukan kuliah bukan perkara mudah. Namun, hal itu justru menjadi pengalaman berharga bagi panitia yang hampir seluruhnya merupakan mahasiswa.

“Tantangannya besar, terutama membagi waktu antara kuliah dan persiapan event. Tapi dari situ kami banyak belajar hal baru dan memperluas jaringan pertemanan,” katanya.

Kategori yang Dipertandingkan

Berikut adalah kategori yang dipertandingkan dalam UIN Taekwondo Championship 2025:

  • Poomsae
  • Pemula: Super Cadet A – Senior (individu putra/putri)
  • Prestasi: Super Cadet A – Senior (individu, pair, beregu)

  • Kyorugi

  • Pemula: Super Kids – Senior (putra/putri)
  • Prestasi: Super Cadet A, B, C – Senior (putra/putri)

Seluruh pertandingan menerapkan sistem “Best of Three” dan mengacu pada peraturan terbaru World Taekwondo (WT), sehingga mutu kompetisi tetap terjaga sesuai standar internasional.

Dengan jumlah peserta mencapai ribuan serta dukungan penuh berbagai pihak, UIN Taekwondo Championship 2025 mengukuhkan diri sebagai salah satu kejuaraan taekwondo yang bergengsi di Jawa Barat. Ajang ini diharapkan dapat melahirkan lebih banyak atlet muda potensial yang siap melangkah ke level nasional hingga internasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *