Kebijakan Kota: Fondasi Pembangunan yang Terstruktur
Dalam evaluasi terhadap jalannya pemerintahan Eri Cahyadi–Armuji, Arif Fathoni menyatakan bahwa ada keinginan kuat untuk membawa Surabaya menjadi kota berdaya saing global. Infrastruktur strategis dan perumahan terus dikembangkan secara berkelanjutan dan saling terhubung. Perencanaan kota dibuat lebih detail, sehingga Surabaya siap memainkan peran penting sebagai pintu gerbang IKN ketika ibu kota politik pindah pada 2028.
Banjir dan Kemacetan: Dua Masalah yang Masih Menjadi Tantangan
Penanganan banjir dan kemacetan di Surabaya telah mendapatkan alokasi dana yang cukup besar dalam APBD. Saluran air diperbaiki, rumah pompa ditambah, dan pola konektivitas saluran diperbaiki. Meskipun masih ada genangan saat hujan deras, proyek pengendalian banjir yang selesai pada 2026 diharapkan membuat Surabaya lebih siap pada 2027.
Sampah kiriman dari hulu juga menjadi masalah serius. Arif Fathoni menilai bahwa kesadaran publik sangat penting dalam mengatasi masalah ini. Pemerintah membangun infrastruktur, tetapi partisipasi warga menjadi kunci keberhasilan. Kolaborasi antara DLH dan pegiat media sosial perlu diperkuat agar kampanye tidak membuang sampah ke sungai tumbuh dari masyarakat sendiri.
Mobilitas Kota: Transportasi Publik Sebagai Masa Depan
Menambah jalan baru tetap diperlukan karena tidak ada pembatasan kepemilikan kendaraan bermotor. Namun, penguatan transportasi publik seperti Bus Suroboyo dan feeder Wara-Wiri sudah berjalan lancar. Pemerintah tidak boleh memaksa masyarakat menggunakan transportasi publik, tetapi harus menyediakan layanan yang aman, nyaman, dan terintegrasi.
Pembangunan SDM dan Rumah Layak: Pilar Kota Humanis
Penghargaan pemerintah pusat menunjukkan bahwa program penanganan stunting, kemiskinan, dan layanan pendidikan berjalan baik. Pertumbuhan ekonomi Surabaya melampaui rata-rata nasional. Beasiswa diperluas, perbaikan rumah tidak layak huni ditingkatkan—semua ini menjadi pondasi mencetak generasi unggul. Rumah yang layak mendukung terciptanya keluarga yang kuat.
Pemerataan Kesehatan: RSUD Baru untuk Tiga Zona Kota
Pembangunan RSUD Eka Candrarini di Surabaya Timur menjadi langkah strategis. Tinggal menyamakan akreditasinya dengan RSUD Soewandhie. Harapan adalah RS Surabaya Selatan dibangun pada 2027 dan RS Surabaya Utara pada 2028 agar pemerataan layanan benar-benar terwujud.
Loyalitas Politik Golkar: Mengawal Tanpa Bersuara Keras di Publik
Golkar dinilai sangat apresiatif terhadap Eri–Armuji. Doktrin Ikrar Panca Bhakti dalam Golkar menekankan setia kawan. DPP Golkar secara resmi mengusung Eri–Armuji pada Pilkada 2024, sehingga menjadi kewajiban Golkar mengawal visi-misi yang didukung. Koalisi bukan hanya tentang bersenang-senang, tapi berjuang saat suka maupun duka.
Kritik Internal dan Relasi yang Baik
Kami kerap memberi masukan dalam pertemuan tertutup. Kritik kami sampaikan untuk menyempurnakan capaian, bukan untuk konsumsi publik. Kebaikan kawan disiarkan, kekurangannya cukup menjadi catatan internal. Relasi antara Eri Cahyadi dan Armuji baik dan saling melengkapi. Dinamika yang terjadi wajar, bahkan dalam rumah tangga pun ada pasang surut.
Regenerasi Golkar Surabaya: Stabil Tanpa Pergeseran Arah Politik
Kepemimpinan baru Golkar Surabaya tidak akan mengubah arah hubungan dengan Pemkot. Komunikasi dr. Akmarawita Kadir dengan Wali Kota sangat cair. Setiap pemimpin punya gaya masing-masing, namun komitmen Golkar tidak berubah.
Peran Golkar dan DPRD Surabaya
Peran sebagai Wakil Ketua DPRD Surabaya dan Wakil Ketua Golkar Jatim dibagi dengan baik. Untuk Surabaya, saya memberikan masukan jika diminta Ketua DPD Golkar Kota. Amanah saya di Golkar Jatim dari Ketua Ali Mufti membuat saya fokus membantu beliau mengarahkan bahtera Golkar menuju tujuan yang telah ditetapkan.
Optimisme Menuju Surabaya 2028
Di akhir wawancara, Arif Fathoni menegaskan bahwa perjalanan Surabaya menuju 2028 bukan hanya tentang pembangunan fisik, tapi juga konsistensi kebijakan, kekuatan kolaborasi, dan kedewasaan politik. Fondasi yang dibangun hari ini menjadi modal utama agar Surabaya mampu naik kelas dalam lima tahun ke depan.
Tinggalkan Balasan