RSHB Pelaihari Tanahlaut Beri Tarif Parkir Khusus untuk Keluarga Pasien

Respons Cepat Manajemen RSUD Hadji Boejasin Atas Kritik Masyarakat

Kritik masyarakat yang disampaikan di ruang publik terkait biaya parkir yang dinilai tinggi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Hadji Boejasin (RSHB) Pelaihari memicu respons cepat dari pihak manajemen. Keluhan tersebut menjadi perhatian serius, sehingga manajemen langsung menggelar rapat evaluasi dengan pengelola parkir setempat.

Rapat yang digelar pada Senin sore kemarin dipimpin oleh Direktur RSHB bersama jajaran manajemen. Dalam pertemuan tersebut, pengelola parkir memberikan klarifikasi dan melakukan telaah menyeluruh terhadap sistem pelayanan serta struktur tarif yang berlaku saat ini.

Manajemen RSUD menegaskan bahwa fasilitas publik seperti rumah sakit harus memastikan tidak menambah beban bagi masyarakat, terutama bagi keluarga pasien yang sedang dalam situasi sulit. “Rumah sakit adalah tempat masyarakat mencari pertolongan, bukan menambah beban. Karena itu setiap kritik harus dijadikan bahan perbaikan,” tegas manajemen dalam pertemuan tersebut.

Penyesuaian Tarif Parkir yang Diambil

Setelah melalui evaluasi, pengelola parkir menerima masukan dan menyetujui penyesuaian tarif serta skema keringanan bagi pasien rawat inap dan pendamping. Tarif parkir terbaru yang mulai diberlakukan adalah sebagai berikut:

  • Untuk kendaraan roda dua:
  • 24 jam pertama: Rp 10.000
  • Tarif maksimal: Rp 20.000
  • Untuk kendaraan roda empat:
  • 24 jam pertama: Rp 15.000
  • Tarif maksimal: Rp 30.000

Sementara itu, untuk pasien rawat jalan, pengunjung, dan pembesuk, tarif tetap mengikuti ketentuan sebelumnya tanpa perubahan.

Perwakilan pengelola parkir, Ahmad Farid Hidayat, menyatakan komitmennya untuk melaksanakan keputusan ini sepenuhnya serta memastikan petugas memberi informasi jelas kepada masyarakat. “Kami menghargai kritik masyarakat. Untuk keluarga pasien rawat inap, jangan ragu bertanya pada petugas jika membutuhkan penjelasan terkait tarif dan fasilitas,” ujar Farid.

Evaluasi Berkala dan Komitmen Peningkatan Layanan

Manajemen RSHB Pelaihari menegaskan bahwa evaluasi berkala akan terus dilakukan, tidak hanya terkait parkir, tetapi seluruh aspek pelayanan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Ditegaskan bahwa tiap saran atau masukan adalah bagian dari input untuk meningkatkan kenyamanan dan kualitas layanan publik.

“RSHB milik masyarakat, sehingga manajemen RSHB bertanggung jawab memastikan kepercayaan masyarakat terjaga,” ujar pihak manajemen.

Melalui penyesuaian tersebut, pihak RSHB berharap tidak ada lagi keluarga pasien yang merasa terbebani biaya parkir selama mendampingi orangtua, anak, atau kerabat yang sedang menjalani perawatan.

Tanggapan Masyarakat

Kebijakan baru tersebut mendapatkan apresiasi dari kalangan warga. Salah satu warga, Sabran, mengatakan: “Bagus lah kalau ada penataan baru perparkiran di RSHB. Artinya, lapang hati menerima kritik dan itu sangat bagus, apalagi kebijakannya meringankan pasien dan keluarga.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *