Seminar Nasional dan Pengukuhan Guru Profesional FTIK UIN Saizu Purwokerto
Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto secara resmi menyelenggarakan Seminar Nasional dan Pengukuhan Guru Profesional Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan Transformasi Batch 3 Tahun 2025. Acara ini berlangsung pada hari Minggu, 14 Desember 2025, di Auditorium Utama UIN Saizu Purwokerto. Kegiatan ini dilaksanakan dalam bentuk blended, menggabungkan kehadiran langsung dan daring.
Pengukuhan ini menjadi tanda resmi bagi 1.739 guru yang dinyatakan lulus dan berhak menyandang predikat guru profesional. Mereka telah menyelesaikan seluruh rangkaian PPG Daljab Transformasi Batch 3 Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh LPTK FTIK UIN Saizu. Peserta berasal dari 33 provinsi di Indonesia, mulai dari Aceh hingga Papua, yang mencerminkan peran FTIK UIN Saizu sebagai lembaga pendidikan tenaga kependidikan dengan jangkauan nasional.
Angka Kelulusan dan Distribusi Peserta
Dalam laporan pelaksanaan PPG, Dekan FTIK UIN Saizu Purwokerto, Prof. Fauzi menyampaikan bahwa jumlah peserta awal PPG Daljab Transformasi Batch 3 Tahun 2025 sebanyak 1.745 mahasiswa. Dari jumlah tersebut, 1.739 peserta dinyatakan lulus, sementara 6 peserta tidak mengikuti ujian. Capaian ini menunjukkan konsistensi, kedisiplinan, dan kesungguhan peserta dalam mengikuti seluruh tahapan pendidikan profesi guru.
Dari berbagai bidang studi, kelulusan peserta meliputi:
– Bahasa Arab: 100 peserta (lulus 100)
– Fikih: 100 peserta (lulus 99)
– Guru Kelas MI: 298 peserta (lulus 296)
– Guru Kelas RA: 100 peserta (lulus 100)
– Pendidikan Agama Islam: 963 peserta (lulus 963)
– Qur’an Hadis: 100 peserta (lulus 98)
– Sejarah Kebudayaan Islam: 100 peserta (lulus 99)
Selain itu, dalam pelaksanaan UKMPPG tercatat 3 mahasiswa tidak lulus, terdiri atas 2 peserta retaker dan 1 peserta yang mengundurkan diri.
Pembagian Peserta dan Pendanaan
Prosesi pengukuhan PPG Daljab Transformasi Batch 3 Tahun 2025 diikuti oleh 1.743 mahasiswa, dengan pembagian peserta luring sebanyak 606 orang, daring 837 orang, serta 305 mahasiswa yang mengikuti pengukuhan di Auditorium Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas. Pembagian ini dilakukan untuk menyesuaikan kapasitas tempat tanpa mengurangi kekhidmatan acara.
Program PPG Daljab Transformasi Batch 3 Tahun 2025 didukung oleh berbagai skema pembiayaan, antara lain melalui APBN, APBD Kabupaten Wonosobo, Banjarnegara, dan Banyumas, serta dukungan lembaga mitra melalui BAZNAS. Dukungan tersebut menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam meningkatkan kualitas dan profesionalisme guru di Indonesia.
Peran Guru Profesional dalam Pendidikan
Dalam sambutan pengukuhan, Wakil Rektor I UIN Saizu Purwokerto, Prof. Suwito menegaskan bahwa pengukuhan PPG bukan sekadar seremoni akademik, melainkan peningkatan level tanggung jawab moral dan profesional sebagai pendidik. Ia menekankan bahwa sertifikat guru profesional harus sejalan dengan kepedulian terhadap murid, kemampuan mengajar yang humanis, serta kesediaan untuk terus belajar dan beradaptasi dengan perkembangan zaman.
Menurutnya, teknologi hanyalah alat bantu, sementara kunci utama pendidikan tetap berada pada keteladanan, kesabaran, dan kepekaan guru terhadap kebutuhan peserta didik. “Guru profesional bukan hanya yang menguasai materi dan teknologi, tetapi juga yang mampu mendidik dengan hati, membimbing dengan empati, dan terus belajar bersama murid-muridnya,” pesannya.
Rangkaian Pelaksanaan PPG Daljab Transformasi Batch 3 Tahun 2025
Pelaksanaan PPG Daljab Transformasi Batch 3 Tahun 2025 dimulai pada 2 September 2025 dengan orientasi nasional secara daring, dilanjutkan orientasi tingkat LPTK FTIK UIN Saizu Purwokerto. Pengumuman kelulusan PPG disampaikan pada 6 November 2025, dan secara resmi ditutup dengan pengukuhan guru profesional pada 14 Desember 2025.
Melalui pengukuhan ini, FTIK UIN Saizu Purwokerto berharap para lulusan PPG Daljab Transformasi Batch 3 Tahun 2025 mampu memberikan kontribusi nyata dalam peningkatan mutu pendidikan, khususnya di lingkungan Kementerian Agama, serta menjadi teladan sebagai pendidik yang profesional, berintegritas, dan berkomitmen terhadap kemajuan bangsa.
Tinggalkan Balasan