Wali Kota Bekasi Bongkar Teknologi AI Deteksi Banjir Jatiasih

Penggunaan Teknologi AI dalam Sistem Peringatan Dini Banjir di Bekasi

Pemerintah Kota Bekasi melakukan inovasi dalam upaya mengurangi risiko bencana banjir dengan memasang enam alat peringatan dini banjir di Kecamatan Jatiasih. Alat ini bekerja sama dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) untuk meningkatkan akurasi deteksi potensi banjir.

Teknologi yang Digunakan dalam Sistem EWS

Sistem Early Warning System (EWS) yang dipasang kini mampu membaca ketinggian air sekaligus kecepatan aliran air. Hal ini memungkinkan pihak berwenang memberikan peringatan lebih cepat kepada warga. Menurut Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, penggunaan AI dalam sistem ini adalah langkah penting untuk memperbaiki respons terhadap ancaman banjir.

“Kami telah memanfaatkan teknologi yang lebih canggih. Dengan AI, data dapat diproses secara lebih efisien. Tidak hanya tinggi air yang diukur, tetapi juga kecepatannya,” ujar Tri.

Tujuan Pemasangan EWS

Tujuan utama dari pemasangan alat ini adalah untuk memberikan waktu lebih bagi warga agar bisa menyiapkan diri dan melindungi harta bendanya. Dengan sistem peringatan yang lebih cepat, diharapkan tidak ada lagi korban jiwa akibat banjir.

Meskipun demikian, Tri menyadari bahwa kondisi alam tidak selalu bisa diprediksi sepenuhnya. “Tetapi kami tidak bisa memprediksi bagaimana alam bergerak setiap hari. Ada situasi yang di luar ekspektasi kami,” tambahnya.

Fungsi dan Cara Kerja Alat EWS

Camat Jatiasih, Dian Herdiana, menjelaskan bahwa alat ini berfungsi untuk mendeteksi luapan air yang berasal dari wilayah hulu. Aliran air yang dipantau berasal dari dua sungai utama, yaitu Kali Bekasi dan Kali Cikeas.

Sistem EWS akan mengeluarkan suara sirine saat debit air melebihi batas normal. Hal ini bertujuan memberi waktu bagi warga untuk segera mengambil tindakan penyelamatan.

“Pemasangan ini menjadi langkah penting untuk mengantisipasi jika luapan air sudah mulai di luar batas normal,” jelas Dian.

Rencana Pengembangan Masa Depan

Selain di Kecamatan Jatiasih, Pemkot Bekasi berencana memperluas pemasangan EWS ke wilayah lain yang rawan banjir. Langkah ini diharapkan mampu meminimalkan dampak banjir, baik secara material maupun nonmaterial.

Dengan adanya sistem peringatan dini yang lebih canggih, diharapkan masyarakat dapat lebih siap menghadapi ancaman banjir. Selain itu, kolaborasi antara pemerintah daerah dan lembaga penanggulangan bencana menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan yang lebih aman dan tanggap terhadap bencana alam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *