ForumNusantaranews.com LAMPUNG UTARA–Kecamatan Abung Tinggi gelar pelatihan Peningkatan Kapasitas Pengurus BUMDES dan Pengurus Unit Usaha Ketahanan Pangan Desa dalam pelaksanaan program ketahanan pangan melalui dana desa tahun anggaran 2025
Pelatihan ini dibuka oleh Sekcam Abung Tinggi Sri Achmad Irawan Sani. Pelatihan ini juga menghadirkan pemateri diantaranya, Pendamping Desa, Tenaga Ahli Kabupaten, Kepala UPTD Dinas Perikanan Kabupaten Lampung Utara, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Lampung Utara yang diwakili oleh Plh. Sekretaris Dinas Perikanan Lampung Utara, dan Dokter Hewan Lampung Utara.
Selain itu hadir juga sebagai peserta Pengurus BUMDes se Kecamatan Abung Tinggi dan Ketua Badan Kerjasama Antar Desa (BKAD) Kecamatan Abung Tinggi. Dari delapan Desa hanya hadir perwakilan dari lima desa, sedangkan tiga desa yang tidak hadir antara lain Desa Sekipi, Muara Dua dan Sukamaju.
Disampaikan oleh Tenaga Ahli Kabupaten Reza Pahlevi anggaran yg dikelola harus dipertanggungjawabkan agar segala kegiatan transparan dan salah satu solusi penyelesaian masalah tingkat bawah. “Dan sangat perlu adanya publikasi agar masyarakat tidak bertanya kemana lari nya dana BUMDES dan ketahanan pangan. Begitu juga dengan adanya permasalahan seperti kambing mati ikan mati dan perlu adanya yg hadir seperti Pihak desa dan dokter hewan,” jelasnya.
Selain itu disampaikan juga oleh Sekretaris Camat Abung Tinggi Ahmad Sri Irawan Sani meningkatkan kapasitas pengurus untuk mengelola usaha desa secara profesional, inovatif, dan berkelanjutan.
“Agar BUMDes mampu memaksimalkan potensi desa, meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan keuangan yang baik, pengembangan produk, pemasaran efektif, serta pemahaman regulasi yang benar, sehingga BUMDes dapat berdaya saing dan mandiri,” jelasnya.
Disampaikan juga oleh Ketua BKAD Kecamatan Abung Tinggi Bayumi bagi beberapa desa yang tidak hadir seperti Desa Sekipi, Muara Dua, dan Sukamaju maka akan dilakukan jemput bola ke desa masing-masing untuk menyampaikan pelatihan secara langsung.
“Akan kita upayakan untuk ke masing-masing desa tersebut untuk menyampaikan materi apa saja yang harus diterapkan,” ujarnya.
Pelatihan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) diharapkan dapat memberikan dampak positif yang signifikan, terutama dalam peningkatan kapasitas pengurus dan peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat desa. (Apri)
Tinggalkan Balasan