Pemkot Cimahi Perkuat Komitmen Pembangunan Sumber Daya Manusia
Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi terus memperkuat komitmen pembangunan sumber daya manusia melalui peningkatan kualitas pendidikan. Hal ini menjadi pondasi utama menuju Generasi Emas 2045. Salah satu upaya yang dilakukan adalah kegiatan Monitoring Rehabilitasi Gedung SMPN 9 Cimahi, yang dilaksanakan pada Rabu (31/12/2025), bertempat di Jl. Mahar Martanegara No. 206, Kelurahan Utama, Kecamatan Cimahi Selatan.
Wali Kota Cimahi Ngatiyana menekankan bahwa pendidikan memegang peranan strategis dalam membentuk generasi masa depan yang berdaya saing dan siap mengemban peran sosial di tengah masyarakat. Menurutnya, pendidikan adalah proses pembentukan karakter dan kapasitas peserta didik yang harus didukung dengan sarana dan prasarana yang memadai.
Ia menjelaskan bahwa kondisi prasarana bangunan sekolah yang aman dan nyaman turut menjadi salah satu penunjang pembentukan karakter para siswa. Oleh karena itu, pemugaran dan renovasi menjadi kebutuhan penting, khususnya bagi sekolah dengan tingkat kerusakan sedang hingga berat.
“Salah satu upaya untuk mewujudkan Generasi Emas 2045 adalah melalui jalan pendidikan dan bangku sekolah. Pendidikan ibarat kawah candradimuka yang menggodok putra-putri kita untuk mampu memiliki bekal kehidupan yang memadai, sehingga kelak mereka mampu menopang tanggung jawab dan peran sosialnya ditengah lingkungan masyarakat,” ujarnya.
Renovasi di SMPN 9 Cimahi
Renovasi yang dilakukan di SMPN 9 Cimahi meliputi perbaikan empat ruang kelas yang mengalami kerusakan. Pekerjaan dimulai pada 29 September 2025 dan rampung pada 30 November 2025. Pemkot Cimahi berharap hasil renovasi ini dapat meningkatkan kenyamanan sekaligus kualitas proses belajar mengajar bagi peserta didik.
Ngatiyana menambahkan bahwa kualitas pendidikan yang baik harus ditunjang dengan ketersediaan sarana dan prasana yang memadai pula. Untuk itu, pemugaran dan renovasi sangat diperlukan terutama untuk perbaikan bangunan sekolah yang kurang memadai.
Meningkatkan Semangat Civitas Akademika
Selain meningkatkan kualitas fisik bangunan, renovasi ini diharapkan mampu menumbuhkan semangat dan motivasi seluruh civitas akademika SMPN 9 Cimahi. Pemkot Cimahi memandang peserta didik yang duduk di bangku sekolah saat ini sebagai harapan masa depan yang kelak akan melanjutkan peran pembangunan kota.
“Besar harapan kami, melalui renovasi dan perbaikan ini mampu mendorong semangat dan motivasi seluruh civitas akademika SMPN 9 Cimahi. Putra-putri kita yang hari ini duduk di bangku sekolah adalah harapan kita semua di masa mendatang,” harap Ngatiyana.
Rangkaian Pembangunan Infrastruktur Pendidikan
Dalam sesi wawancara, Wali Kota menjelaskan bahwa revitalisasi SMPN 9 Cimahi merupakan bagian dari rangkaian besar pembangunan infrastruktur pendidikan yang dilaksanakan sepanjang tahun 2025. Kegiatan tersebut mencakup rehabilitasi ruang kelas, laboratorium, fasilitas sanitasi, hingga pengadaan sarana penunjang pembelajaran.
“Ada empat kelas yang kita revitalisasi. Alhamdulillah hasilnya memuaskan, karena apa? Siswanya juga menikmati, representatif, bangunannya bagus,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Ngatiyana mengungkap bahwa Pemkot Cimahi sudah melaksanakan berbagai kegiatan pembangunan dan rehabilitasi lainnya sepanjang tahun 2025, di antaranya rehabilitasi 85 ruang kelas, rehabilitasi tiga ruang laboratorium, satu ruang perpustakaan, satu ruang OSIS, empat ruang UKS, lima ruang administrasi, serta pembangunan satu toilet, pembangunan 12 ruang kelas baru, satu ruang area bermain, pagar sekolah, dan pengadaan mebeler sebanyak 12 paket. Seluruh kegiatan tersebut dilaksanakan melalui kolaborasi pendanaan APBD dan APBN.
Pengadaan Peralatan dan Program Lanjutan
Selain itu, Pemkot Cimahi juga melakukan pengadaan peralatan laboratorium IPA sebanyak 4 paket, pengadaan peralatan musik tradisional sebanyak 1 paket, pengadaan alat permainan edukatif sebanyak 6 paket, serta peralatan lainnya. Semua kegiatan tersebut dilaksanakan pada tahun 2025.
Pemkot Cimahi juga merencanakan keberlanjutan pembangunan sekolah pada tahun 2026, termasuk pembangunan SMPN 15 di Kelurahan Cibeber dan SMPN 14 di Padasuka. Langkah ini menjadi bagian dari prioritas pembangunan daerah yang menitikberatkan pada pelayanan pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur.
“Karena kita tiga dasar yang kita utamakan, salah satunya pelayanan kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur. Ini yang kita kedepankan untuk pembangunan-pembangunan selanjutnya,” ujar Wali Kota.
Melalui berbagai program tersebut, Pemkot Cimahi optimistis dapat menyiapkan generasi muda yang unggul dan siap menghadapi tantangan Indonesia Emas 2045. Sinergi dan kesinambungan pembangunan pendidikan diharapkan mampu melahirkan sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing tinggi.
Tinggalkan Balasan