IPB Luncurkan Fakultas Baru, Gabungkan Teknologi Pertanian dan Teknik

IPB University Resmi Membentuk Fakultas Teknik dan Teknologi

IPB University resmi membuka Fakultas Teknik dan Teknologi (FTT) sebagai fakultas baru yang berasal dari transformasi Fakultas Teknologi Pertanian (Fateta) dan Sekolah Teknik (ST). Rektor IPB, Alim Setiawan, menjelaskan bahwa kehadiran FTT akan memperkuat fondasi ilmu keteknikan sekaligus menjadi jembatan antara sains dan teknologi. Hal ini juga akan membuka peluang kolaborasi yang lebih luas.

Alim menegaskan bahwa semua program studi tetap berjalan seperti biasanya, termasuk kompetensi keilmuan, kurikulum, dosen, serta proses pembelajaran. Perubahan yang dilakukan bersifat kelembagaan dan administratif, terutama dalam pengelolaan fakultas, tanpa mengubah substansi akademik.

Transformasi kelembagaan FTT ini merupakan proses panjang yang diperlukan untuk menciptakan bentuk kelembagaan yang paling optimal dalam pengembangan sains, engineering, dan teknologi pertanian di IPB University. Dengan perubahan ini, IPB University berupaya meningkatkan dampaknya bagi masyarakat, bangsa, dan dunia.

Pelantikan Pejabat Struktural di FTT

Pada tanggal 31 Desember 2025, Alim Setiawan melantik Slamet Budijanto sebagai Dekan Waktu Transisi FTT di Gedung Rektorat Andi Hakim Nasution, Kampus Dramaga, Bogor. Pelantikan ini menjadi momen penting untuk memperkuat kepemimpinan, tata kelola institusi, serta mempercepat transformasi IPB University.

Selain Dekan, ada empat pejabat struktural lain di lingkungan FTT yang juga dilantik. Mereka adalah:

  • Kepala Bagian Tata Usaha
  • Kepala Sub Bagian Pendidikan
  • Kepala Sub Bagian Kemahasiswaan dan Alumni
  • Kepala Sub Bagian Pengelolaan Data dan Infrastruktur
  • Kepala Sub Bagian Keuangan, Sumberdaya Manusia dan Umum

Selain itu, dua orang Supervisor Pelayanan Administrasi dan Umum (PAU) juga dilantik. Mereka bertugas masing-masing untuk Direktorat Pengembangan Masyarakat Agromaritim dan Komite Etik Penelitian.

Tanggung Jawab dan Komitmen

Alim menekankan bahwa setiap jabatan yang dilantik merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh integritas, keteladanan, dan semangat pelayanan. Ia menilai bahwa kepemimpinan di perguruan tinggi tidak hanya sekadar kedudukan formal, tetapi membutuhkan komitmen moral untuk melayani dan memberi manfaat kepada masyarakat.

Dengan pelantikan ini, IPB University berkomitmen untuk terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata dalam bidang teknik dan teknologi, khususnya dalam pengembangan pertanian dan agromaritim. FTT diharapkan menjadi pusat inovasi dan penelitian yang mampu menjawab tantangan masa depan.

Tantangan dan Peluang di Masa Depan

Transformasi FTT bukan hanya sekadar perubahan struktur, tetapi juga bagian dari upaya IPB University untuk menyesuaikan diri dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Dengan adanya FTT, IPB University dapat lebih fleksibel dalam merancang kurikulum, menarik sumber daya manusia berkualitas, serta meningkatkan kualitas pendidikan dan penelitian.

Di samping itu, FTT juga diharapkan mampu menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, baik nasional maupun internasional. Kerja sama ini akan memperkaya wawasan dan pengalaman mahasiswa serta dosen, sehingga dapat menghasilkan lulusan yang siap menghadapi tantangan global.

Dengan langkah-langkah strategis ini, IPB University menunjukkan komitmennya untuk menjadi institusi pendidikan tinggi yang berkontribusi signifikan dalam pembangunan berkelanjutan dan kesejahteraan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *