Waspadai Cuaca Ekstrem yang Mulai Mengancam Selayar

Cuaca Ekstrem Melanda Kepulauan Selayar, Banyak Pohon Tumbang dan Gangguan Listrik

Cuaca ekstrem kembali melanda Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, pada Sabtu (10/1/2026). Hujan deras disertai angin kencang mengguncang sejumlah wilayah di kabupaten tersebut. Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 12.50 Wita hingga 14.00 Wita, yang berdampak pada aktivitas masyarakat sehari-hari.

Pohon Tumbang dan Gangguan Jaringan Listrik

Berdasarkan laporan dari jajaran Polres Kepulauan Selayar, hujan lebat yang disertai angin kencang menyebabkan beberapa pohon tumbang di Kecamatan Bontomatene dan Kecamatan Buki. Di Desa Buki, beberapa pohon kelapa tumbang menimpa jaringan listrik PLN sehingga aliran listrik sempat padam.

Di Dusun Unjuryiya, Desa Tanete, Kecamatan Bontomatene, satu pohon juga tumbang dan menimpa kabel jaringan listrik PLN. Selain itu, satu unit mobil Toyota Avanza yang terparkir mengalami kerusakan berat akibat pohon yang tumbang.

PLN Kabupaten Kepulauan Selayar segera melakukan pemadaman sementara jaringan listrik untuk memotong pohon-pohon yang tumbang dan memperbaiki jaringan yang terputus. Sekitar pukul 15.00 Wita, aliran listrik di wilayah terdampak dilaporkan kembali normal. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.

Pemantauan dan Pengimbauan dari Petugas

Petugas Pamapta Polres Kepulauan Selayar mendatangi lokasi kejadian dan melakukan pemantauan di wilayah Kecamatan Bontomatene, Buki, dan Bontomanai. Mereka juga memantau dampak cuaca ekstrem dan mendata kemungkinan adanya masyarakat yang terdampak.

Pemantauan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi mengingat kondisi cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi. Kapolres Kepulauan Selayar AKBP Didid Imawan mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi cuaca ekstrem.

“Kami minta seluruh masyarakat untuk memantau dan mengikuti informasi resmi dari BMKG terkait perkembangan cuaca. Bagi nelayan dan operator kapal, tidak diperbolehkan memaksakan diri melaut atau berlayar saat cuaca tidak bersahabat,” ujarnya.

Masyarakat juga diminta untuk mewaspadai potensi pohon tumbang dan segera melaporkan keadaan darurat kepada pihak berwenang melalui layanan darurat Polri 110.

Musim Barat dan Kesiapsiagaan Bersama

Kapolres menegaskan bahwa Kepulauan Selayar saat ini memasuki musim barat yang ditandai dengan hujan disertai angin kencang dan gelombang tinggi di wilayah pesisir. Atas dampak itu, diperlukan kesiapsiagaan bersama seluruh unsur terkait dan partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga keselamatan diri dan lingkungan.

Pembatalan Perjalanan Kapal Feri

Terpisah, kapal feri KMP Bontoharu batal berlayar dari Pelabuhan Pamatata Selayar ke Pelabuhan Bira. Penyebabnya adalah angin kencang dan gelombang tinggi yang mengancam keselamatan penumpang dan kru.

Peristiwa ini menunjukkan betapa pentingnya kewaspadaan masyarakat terhadap cuaca ekstrem, terutama bagi mereka yang bekerja di laut. Dengan informasi yang tepat dan tindakan cepat, masyarakat dapat mengurangi risiko yang muncul akibat perubahan iklim dan cuaca yang tidak menentu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *