BMKG Perbarui Gempa Talaud dan Sitaro Jadi M6,4

Perbaruan Informasi Gempa di Talaud dan Bali

BMKG (Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika) telah memperbarui data mengenai gempa yang terjadi di wilayah Talaud, Sulawesi Utara. Awalnya, gempa ini dilaporkan memiliki kekuatan Magnitudo 7,1, namun setelah pemeriksaan lebih lanjut, kekuatannya dikoreksi menjadi Magnitudo 6,4. Gempa tersebut tercatat terjadi pada Sabtu tengah malam waktu setempat, 10 Januari 2026, tepatnya pada pukul 21.58.25 WIB.

Pusat gempa bumi berada di laut, sekitar 40 kilometer arah tenggara Melonguane, Sulawesi Utara. Kedalamannya mencapai 31 kilometer. Menurut keterangan Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono, jenis gempa ini adalah gempa dangkal yang disebabkan oleh aktivitas deformasi batuan dalam Lempeng Maluku.

BMKG menyatakan bahwa gempa ini tidak memiliki potensi menyebabkan tsunami. Intensitas guncangan terbesar dirasakan di Talaud dengan skala IV-V MMI. Jika gempa terjadi saat siang hari, getarannya akan terasa oleh hampir semua penduduk dan orang banyak akan terbangun. Selain itu, barang-barang seperti peralatan rumah tangga bisa pecah atau terpelanting, tiang-tiang serta benda besar akan bergoyang, dan bandul lonceng mungkin berhenti bergerak.

Guncangan gempa juga dapat dirasakan di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara, yang masih dalam kondisi tanggap darurat akibat banjir bandang beberapa hari lalu. Dampak gempa di sana terukur pada skala III-IV MMI. Jika gempa terjadi siang hari, dampaknya akan terasa oleh banyak orang di dalam rumah. Di Tobelo, Maluku Utara, intensitas gempa juga terukur pada skala III-IV MMI.

Beberapa daerah lain juga merasakan guncangan gempa yang sama, yaitu Morotai (Maluku Utara) dengan skala III MMI, serta Ternate, Minahasa Utara, Manado, dan Bitung dengan skala II-III MMI. Hingga pukul 22.20 WIB, hasil pemantauan BMKG menunjukkan adanya satu aktivitas gempa bumi susulan atau aftershock dengan magnitudo M4,6.

Sebelumnya, pada Sabtu sore, pukul 16.34 WIB, BMKG juga mencatat adanya gempa di Kuta Selatan, Bali. Gempa berkekuatan Magnitudo 4,5 menyebabkan guncangan yang terasa pada skala III MMI, atau bisa dirasakan nyata di dalam rumah seakan ada truk melintas. Gempa ini berpusat di laut dan getarannya sampai ke Denpasar (II-III MMI) serta Jembrana (II MMI).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *