Google perkenalkan kecerdasan pribadi di Gemini

Fitur Baru Google untuk Asisten AI Gemini

Google baru saja meluncurkan fitur terbaru bernama Personal Intelligence untuk asisten kecerdasan buatan (AI) miliknya, Gemini. Fitur ini memungkinkan Gemini mengakses data pribadi pengguna dari berbagai layanan Google, seperti Gmail, YouTube, Google Search, dan Google Photos. Namun, penggunaan fitur ini bersifat opsional dan bisa diaktifkan sesuai keinginan.

Fitur Personal Intelligence dirancang agar Gemini dapat memberikan jawaban yang lebih relevan dan personal kepada pengguna. Dengan mengambil detail spesifik dari data pribadi, seperti email dan foto, Gemini mampu menjawab pertanyaan dengan lebih akurat. Fitur ini bekerja lintas teks, foto, dan video untuk memberikan jawaban yang disesuaikan secara unik.

Personal Intelligence akan mulai diluncurkan secara bertahap selama seminggu ke depan. Fitur ini tersedia bagi pelanggan Google AI Pro dan AI Ultra di Amerika Serikat, serta dapat diakses melalui web, Android, dan iOS. Pengguna dapat mengaktifkan fitur ini sesuai kebutuhan mereka.

Google menegaskan bahwa data pengguna tetap aman saat menggunakan fitur ini. “Karena data ini sudah tersimpan dengan aman di Google, Anda tidak perlu mengirim data sensitif ke tempat lain untuk mulai mempersonalisasi pengalaman Anda,” ujar perusahaan. Hal ini menunjukkan bahwa Google sangat memperhatikan keamanan dan privasi pengguna.

Selain itu, Google juga menyediakan opsi chat sementara bagi pengguna yang ingin berinteraksi dengan Gemini tanpa personalisasi. Jika pengguna memilih untuk tidak mengaktifkan fitur Personal Intelligence, mereka tetap bisa menggunakan Gemini dalam mode dasar.

Terkait data sensitif, Google menyatakan bahwa Gemini berupaya menghindari membuat asumsi proaktif tentang informasi sensitif seperti kesehatan. Namun, jika pengguna meminta informasi tersebut, Gemini akan membahasnya dengan hati-hati dan sesuai dengan kebutuhan pengguna.

Soal privasi, Google menekankan bahwa Gemini tidak akan dilatih secara langsung menggunakan data pribadi pengguna. “Gemini tidak akan dilatih secara ‘langsung’ menggunakan kotak masuk Gmail atau pustaka Google Photos Anda,” jelas perusahaan. Model ini hanya dilatih menggunakan informasi terbatas, seperti prompt dan respons Gemini, untuk meningkatkan fungsionalitas seiring waktu.

Dengan fitur Personal Intelligence, Google mencoba memberikan pengalaman yang lebih personal dan efisien bagi pengguna. Namun, perusahaan tetap menjaga keseimbangan antara inovasi dan privasi pengguna. Pengguna dapat memilih apakah ingin mengaktifkan fitur ini atau tidak, sesuai dengan preferensi dan kebutuhan mereka.

Fitur ini merupakan langkah penting dalam pengembangan teknologi AI, yang semakin memahami kebutuhan pengguna secara individual. Dengan kemampuan untuk mengakses data pribadi, Gemini dapat memberikan bantuan yang lebih tepat dan cepat dalam berbagai situasi. Namun, Google tetap berkomitmen untuk menjaga keamanan dan privasi data pengguna, sehingga pengguna merasa nyaman dan percaya menggunakan layanan ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *