Sumenep FN: Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Wilayah Kabupaten Sumenep (Kacabdin. Prov. Jatim. Wil. Kab. Sumenep), Rusliy, S.Pd., M.Pd. terus akan berupaya untuk menyelaraskan tema pendidikan sesuai ketentuan Kepala Dinas Pendidikan Jatim.
Berdasar dari pengakuannya saat dikonfirmasi di ruang tempat dirinya bertugas hari Senin, (26/1), berkomentar bahwa, Kadisdik. Prov. Jatim. menetapkan tema pendidikan di tahun ini sebanyak tiga macam, yaitu: Jatim. Cerdas, Pendidikan Berdampak dan Mewujudkan SDM. Unggul dan Berdaya Saing, akan tetapi untuk kawasan wilayah Madura, Kadisdik, Jatim. memberi tema khusus berupa: Madura Maju, Madura Unggul dan Madura Naik Kelas.
Kemudian Kacabdin. Prov. Jatim. Wil. Kab. Sumenep melanjutkan tentang dari kian tema pendidikan telah dinyatakan oleh Kadisdik Prov. Jatim, secara mayoritas berada pada kata kunci di tema Pendidikan Berdampak, yaitu: Program Empat Pilar Pendidikan Berdampak.
Pertama adalah pendidikan berdampak pada murid yang sangat erat kaitannya dengan perubahan prilaku, karakter dan perubahan hasil belajar.
Sedangkan di pilar kedua, berdampak pada guru, yaitu; bagaimana guru dapat memberikan pengajaran inovatif kepada siswa.
Untuk di pilar ketiga ialah dampak sekolah. Di sini harus ada upaya untuk menciptakan lingkungan sekolah lebih nyaman, bersih atau dikenal dengan ramah lingkungan.
Maka paling akhir, yaitu ; pilar keempat, berupa pendidikan berdampak pada masyarakat. Di sini siswa dapat memberikan tras kepercayaan pada masyarakat dari hasil pendidikan telah diperolehnya.
Kemudian Bapak Rusliy menambahkan, bahwa dari kian tema pendidikan di atas masih ada program Sekolah Inovasi Ketahanan Pangan (Sikap).
Menurutnya, bagaimana siswa menggunakan lahan kosong di sekolah untuk digunakannya sebagai Sikap, umpama; menanam terong, teratai, cabe dan kolam ikan. Di Sumenep ada 35 sekolah melaksanakan Sikap. (SIM)
Tinggalkan Balasan