Deputi Gubenur BI Terpilih Thomas Djiwandono Ingin Bertemu Prabowo, Apa yang Dibahas?

Thomas Djiwandono Akan Menghadap Presiden Sebelum Pelantikan

Thomas Djiwandono, yang baru saja ditetapkan sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI), mengungkapkan rencananya untuk bertemu dengan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Tujuan dari pertemuan ini adalah untuk menyampaikan permintaan maaf atas kepergiannya dari Kabinet Pemerintahan. Thomas saat ini masih menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan dan akan segera memasuki masa jabatan barunya sebagai Deputi Gubernur BI.

Dalam wawancara di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Thomas menjelaskan bahwa ia belum bertemu langsung dengan Presiden sejak terakhir kali bersama beliau di London dan Davos. Namun, ia telah merencanakan untuk meminta waktu agar bisa berjumpa dengan Presiden dalam waktu dekat.

“Saya belum ketemu beliau, tapi saya sudah minta waktu untuk bertemu,” ujarnya. Ia juga menegaskan bahwa tidak ada penugasan khusus yang diberikan oleh Presiden kepada dirinya sebagai Deputi Gubernur BI terpilih.

Persiapan di Bank Indonesia

Selain itu, Thomas juga mengatakan bahwa ia telah melakukan silaturahmi dengan Gubernur BI Perry Warjiyo. Pertemuan tersebut dilakukan untuk mendengarkan masukan serta membangun hubungan kerja sama yang baik.

“Yang pertama tentu saya sowan (mengunjungi/bersilaturahmi), yang kedua saya mendengarkan masukan-masukan dari Pak Gubernur,” kata Thomas. Dalam pertemuan tersebut, mereka membahas beberapa topik terkait tugas dan tanggung jawab yang akan diemban oleh Thomas di BI.

Meski telah ditetapkan sebagai Deputi Gubernur BI, Thomas tetap menjalankan tugasnya sebagai Wakil Menteri Keuangan hingga pelantikan resmi dilakukan. Ia menjelaskan bahwa proses formal masih berlangsung dan detail penugasan khusus akan diumumkan setelah pelantikan resmi.

“Kami membahas banyak hal. Soal penugasan khusus, nanti akan diumumkan mungkin setelah saya dilantik melalui proses di Mahkamah Agung,” ujarnya. Ia juga menekankan bahwa ia masih aktif menjalankan tugas di Kementerian Keuangan hingga pelantikan berlangsung.

Tantangan dan Harapan

Thomas mengakui bahwa jabatan sebagai Deputi Gubernur BI akan membawa tantangan baru. Namun, ia yakin dapat menjalankan tugas dengan baik berkat pengalaman dan pengetahuan yang dimilikinya. Ia juga berharap dapat memberikan kontribusi positif bagi perekonomian nasional melalui perannya di BI.

Selain itu, Thomas berkomitmen untuk menjaga hubungan yang baik dengan semua pihak terkait, termasuk dengan para pegawai BI dan mitra kerja. Ia menekankan pentingnya komunikasi yang terbuka dan kolaborasi yang kuat dalam menjalankan tugas-tugas di bank sentral.

Dengan persiapan yang matang dan dukungan dari berbagai pihak, Thomas optimis akan mampu menjalankan perannya sebagai Deputi Gubernur BI dengan baik. Ia berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam upaya menjaga stabilitas ekonomi dan keuangan negara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *