ForumNusantaranews.com KOTABUMI (14/2/2026) – Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin puting beliung melanda wilayah Kotabumi, Lampung Utara, pada Sabtu (14/2). Peristiwa ini mengakibatkan puluhan rumah terendam banjir, kerusakan infrastruktur, hingga kemacetan total akibat pohon tumbang di sejumlah titik protokol.
Dampak Kerusakan dan Banjir Berdasarkan informasi yang dihimpun dari sumber di lapangan, Hamim, melaporkan bahwa banjir merendam puluhan rumah warga yang berlokasi di belakang Kantor Partai PKS, Jl. Soekarno Hatta No. 237, Kelurahan Tanjung Harapan, Kecamatan Kotabumi Selatan.
Kondisi serupa terjadi di Jalan Jenderal Sudirman, tepatnya di area Gapura, Kotabumi. Wilayah ini kembali menjadi titik langganan banjir setelah diguyur hujan dengan intensitas tinggi sejak siang hari. Sementara itu, di wilayah Sirbasuki, terjangan angin puting beliung dilaporkan merusak bagian atap rumah warga.
Fasilitas Umum dan Pohon Tumbang Dampak angin kencang juga menyasar fasilitas kesehatan. Dalam sebuah rekaman video berdurasi 1 menit 16 detik yang beredar, terlihat atap area parkir RSUD Mayjen HM Ryacudu roboh dan mengalami kerusakan berat akibat hantaman angin.
Akses transportasi pun sempat lumpuh total. Pohon tumbang dilaporkan terjadi beruntun mulai dari area Makam Pahlawan lama hingga ke depan kantor Samsat Kotabumi. Batang pohon yang melintang di tengah jalan menyebabkan arus lalu lintas terhenti sepenuhnya.
Respon Cepat Pemerintah Daerah Menyikapi bencana ini, Bupati Lampung Utara, Hamartoni, bersama Wakil Bupati, Romli, langsung turun ke lokasi untuk meninjau kondisi warga yang terdampak. Kehadiran pimpinan daerah ini bertujuan untuk memastikan langkah darurat segera diambil bagi para korban.
“Bupati dan Wakil Bupati tadi langsung meninjau ke lokasi-lokasi terdampak untuk melihat langsung kondisi masyarakat,” ujar Hamim saat memberikan keterangan.
Evakuasi oleh BPBD Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lampung Utara telah dikerahkan ke lokasi-lokasi titik pohon tumbang. Petugas bergerak cepat melakukan evakuasi dan pembersihan material pohon menggunakan gergaji mesin untuk memulihkan kembali akses jalan yang sempat macet total.
Warga dihimbau untuk tetap waspada mengingat cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi di wilayah Lampung Utara dan sekitarnya.(Apri)
Tinggalkan Balasan