Bursa Pembalap MotoGP Memanas, Bagnaia Dapat Tawaran Menarik dari Aprilia
Bursa pembalap MotoGP kini sedang memanas setelah muncul kabar mengejutkan mengenai Pecco Bagnaia. Juara dunia MotoGP dua kali ini disebut mendapatkan tawaran menarik dari tim Aprilia Racing. Kabar ini memicu spekulasi besar tentang masa depannya di ajang balap motor paling bergengsi di dunia.
Menurut laporan yang beredar, Bagnaia diperkirakan akan meninggalkan Ducati Lenovo Team. Hal ini terjadi setelah kehadiran Pedro Acosta yang dikabarkan segera bergabung dengan skuad tersebut. Sebagai juara dunia, Bagnaia ingin tetap membela tim pabrikan dan bukan sekadar tim satelit. Namun, saat ini persaingan untuk merekrutnya tampaknya terbagi antara Yamaha dan Aprilia.
Aprilia sendiri telah memperpanjang kontrak Marco Bezzecchi, sementara Jorge Martín disebut akan bergabung dengan Yamaha untuk menggantikan Fabio Quartararo. Bagnaia bisa saja mengisi kursi lain yang saat ini ditempati oleh Álex Rins. Namun, bos Aprilia, Massimo Rivola, disebut sangat serius dalam mencoba meyakinkan Bagnaia agar bergabung dengan tim mereka.
Menurut laporan tertentu, Bagnaia awalnya menolak tawaran pertama dari Aprilia. Ia lebih tertarik bergabung dengan pabrikan Jepang. Namun, Honda justru ingin merekrut talenta muda untuk mendampingi Quartararo. Hal ini membuat Yamaha sempat berada di posisi terdepan, bahkan ada kabar bahwa mereka hampir merampungkan kesepakatan.
Namun, Aprilia tidak menyerah dan kembali datang dengan proposal baru. Kepergian Martín diperkirakan membebaskan dana sekitar €3 juta (sekitar Rp 52 miliar), dan angka ini diyakini menjadi titik awal negosiasi baru Aprilia dengan Bagnaia. Rivola juga disebut memainkan pendekatan emosional, ingin mewujudkan “tim impian” full Italia. Bagnaia sendiri sudah berteman dekat dengan Bezzecchi, sama-sama lulusan VR46 Riders Academy.
Di sisi lain, perpanjangan kontrak Marc Márquez disebut tinggal diumumkan. Jika resmi, hal ini bisa memicu efek domino dan membuat para pembalap bintang lain segera menentukan masa depannya. Yamaha kabarnya akan memberi tekanan agar Bagnaia segera mengambil keputusan, meski prioritas utama mereka tetap Martín.
Sebaliknya, bagi Aprilia, Bagnaia adalah target nomor satu dan itu bisa jadi nilai tawar tersendiri dalam negosiasi. Setelah tersingkir cukup “kejam” dari Ducati, bukan tidak mungkin Bagnaia ingin bergabung dengan tim yang benar-benar menghargainya.
Selain Bagnaia, Aprilia juga dikaitkan dengan Enea Bastianini sebagai opsi cadangan jika negosiasi dengan Bagnaia tak membuahkan hasil. Dengan situasi seperti ini, bursa pembalap MotoGP semakin memanas dan menarik perhatian penggemar balap motor di seluruh dunia.
Tinggalkan Balasan