
Probolinggo–Forum Nusantara–Menyapa dan mendengar aspirasi masyarakat yang merupakan satu program legislatif yang secara berkala dilaksanakan menjadi sarana untuk menjaring segala yang menjadi pengharapan masyarakat.
Program Jaring Aspirasi Masyarakat ini terbukti mampu menjalin pendekatan pada konstituen bagi anggota legislatif utamanya didaerah pemilihannya (Dapil).
Hal ini seperti yang terpantau dalam kegiatan reses yang dilakukan oleh Hj. Umil Sulistyoningsih S.Ag anggota DPRD dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Probolinggo di dusun Tegalgede wetan RT.04 RW.06 Desa Tegal Rejo Kecamatan Dringu Kabupaten Probolinggo, Rabu (21/10).
Dalam sambutannya mengatakan bahwa ditengah pandemi Covid-19 kegiatan reses ini berbeda dengan sebelum adanya pandemi ini “Namun saya bersyukur karena warga dusun ini telah menerapkan protokol kesehatan dengan mengenakan masker. Terkait kegiatan reses ini, kami berupaya untuk selalu respek pada masyarakat dan mendengar langsung apa yang menjadi keluh kesahnya.”ujar Umil.

Selanjutnya politisi PPP ini membuka peluang bagi warga untuk bertanya dan menyampaikan aspirasinya. Ada sejumlah penanya yang dijawab dengan lugas oleh Umil dan salah satu topik pertanyaan dari warga tersebut yakni terkait kebutuhan plengsengan untuk sungai yang ada didekat rumahnya mengingat setiap musim penghujan selalu jadi langganan banjir hingga masuk kedalam rumah. “Menyangkut realisasi atas permintaan tersebut, tetap kami upayakan menembus provinsi mengingat dana jasmas DPRD sangat kecil, sehingga perlu terobosan lain.”ujar istri H As’ad Ashari ini.
Ada hal menarik pada agenda reses anggota DPRD kabupaten Probolinggo ini. Pasalnya kegiatan reses nampak berbeda dengan kegiatan yang sama yakni dilangsungkan diruang terbuka dengan pemandangan pepohonan dan sawah. “Hanya untuk penyegaran saja agar kegiatan tidak berada didalam gedung. Disamping itu kesan keakraban dengan warga sangat terasa ketika bertemu ditempat terbuka.”ungkapnya.
Momen reses yang bernuansa penuh keakraban sembari menikmati sejuknya suasana alam tersebut berlansung cukup lancar seperti harapan penyelenggara. (Sin/dar).
Tinggalkan Balasan