Sumenep FN: Sebuah program digunakan Pemerintah Indonesia untuk mengidentifikasi dan memberikan bantuan bagi keluarga miskin, kini merealisasikan program bantuan kerja sama dengan seluruh Dinas Sosial berupa program bantuan Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE) . Hal ini bertujuan untuk mengentas kemiskinan ekstrem di Indonesia di seluruh kawasan dan lapisan masyarakat, terutama bagi masyarakat pengangguran, mereka tidak punya lapangan pekerjaan tetap, baik di kawasan perkotaan dan pedesaan.
Kemarin pagi, (19/5) bertempat di Pendopo Kecamatan Batuan, Kab. Sumenep masyarakat enam desa di Kecamatan Batuan ramai ramai mendatangi pendopo kecamatan guna ambil antrian, giliran untuk mendapatkan dana bantuan P3KE. dengan nominal besaran Rp. 1.500.000 perorang.
Bagi tiap desa dari enam desa di Kecamatan Batuan masing masing desa yang di catat ada sejumlah 241 orang:
1- Desa Babbalan ada sejumlah 63 orang.
2- Desa Batuan ada sejumlah 62 orang.
3 – Desa Gedungan ada sejumlah 40 orang.
4- Desa Gelugur ada sejumlah 39 orang.
5- Desa Gunggung ada sejumlah 18 orang
6 – Desa Patean ada sejumlah 19 orang.
Masing masing Pendamping penyalur bantuan P3KE, baik mereka yang di tugas dari kabupaten, kecamatan dan desa serta bank, serentak mengatur pemberian bantuan tersebut dengan seksama memakai pola sistem panggilan sesuai nomor urut tunggu giliran.
Masyarakat penerima bantuan di kawasan Kecamatan Batuan sangat berterimakasih pada pemerintah.
Sehingga Sekcam. Batuan, Ani Windarti, S. Sos. mewakili Plt. Camat Batuan, Joko Satrio, SIP., M. Si, karena berhalangan dengan tugas yang lain, menghimbau bagi para pendamping kecamatan, kabupaten dan desa serta dari perbankan harus transparan dengan data yang valid, sehingga tidak terjadi pendataan tidak tepat sasaran.
” Adanya bantuan ini untuk pengentasan kemiskinan agar mereka, para penerima P3KE. kedepan hidup mereka lebih sejahtera.” Kilahnya sambil melirik buku catatan para penerima bantuan program P3KE. di HPnya. Selanjutnya dia menambahkan,
” oh, ya,… ada satu desa yang tidak setor data; yaitu Desa Torbang, mungkin di sana masyarakatnya pola hidup mereka di atas rata rata. Termaksud, tiada satupun penduduk miskin di sana.”(Sim)
Tinggalkan Balasan