Foto : Pertemuan Perwakilan Pihak Management Tokma dan Pemerintah Desa Ciwangi, Kecamatan Bungursari, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.
Forumnusantaranews.com- Pemerintah Desa (Pemdes) Ciwangi dan pihak management Tokma melakukan pertemuan guna membahas terkait rekrutmen tenaga kerja yang akhir-akhir ini ramai di perbincangkan dikalangan masyarakat khususnya warga Desa Ciwangi.
Pertemuan yang diadakan di aula Desa ciwangi itu menjelaskan tentang proses rekrutmen tenaga kerja serta teknis atau mekanisme perusahaan.
“Pertemuan ini membahas tentang rekrutmen tenaga kerja di tokma, sekaligus membahas isu yang berkembang di masyarakat terkait berita hoax yang muncul,” kata Wawan TB perwakilan dari pihak management tokma, Sabtu 14 Juni 2025.
Ia mengatakan, proses perekrutan tenaga kerja yang di lakukan oleh perusahaan sesuai dengan prosedur serta transparan.
“Proses rekrutmen tenaga kerja dilakukan dengan adil dan transparan, serta sesuai dengan kebutuhan perusahaan,” jelas Wawan.
Sementara itu, Pemdes Ciwangi melalui Abdul Hakim selaku Kepala Desa Ciwangi, mengapresiasi keterbukaan pihak management Tokma dalam menjelaskan proses rekrutmen tenaga kerja.
“Terkait proses rekrutmen tenaga kerja tadi sudah dijelaskan oleh perwakilan dari pihak tokma, saya berharap masyarakat tidak terpengaruh oleh informasi yang tidak akurat apalagi berita hoax,” pungkasnya.
Pertemuan ini, sambung Kades, sekaligus membantah isu miring mengenai pemerintahan desa juga dirinya.
“Dengan adanya pertemuan ini sekaligus dapat meluruskan isu miring yang beredar perihal pemerintah desa dan pihak tokma khusus kepada saya,” ujar kades.
Pertemuan dihadiri langsung oleh Kepala Desa Ciwangi, pihak dari management tokma, Babinsa, Bhabinkamtibmas, BPD, LPM, Karang Taruna, RW, RT, tokoh masyarakat serta tamu undangan lainnya, dan menghasilkan kesepakatan perubahan MoU dari MoU sebelumnya.
Dalam pertemuan tersebut juga di isi dengan diskusi serta tanya jawab dari masyarakat desa ciwangi Kepada pihak management tokma.
Sebelumnya, muncul berita translate google di YouTube dengan narasi dugaan kades menerima jatah dari pihak tokma serta berita terkait rekrutmen tenaga kerja.
Tinggalkan Balasan