GALAMEDIA BERITA –
Berbicara tentang kota Pekalongan, kebanyakan orang mungkin langsung teringat akan batik. Padahal, kota di pesisir utara Jawa Tengah ini menyimpan khazanah kuliner yang tak kalah menarik untuk dijelajahi. Kaya akan pengaruh budaya Tionghoa, Arab, dan Jawa, kuliner Pekalongan mencerminkan keberagaman rasa yang otentik.
From dishes of substantial meals to traditional snacks, cuisine of Pekalongan offers savory, sweet, spicy, to sour tastes in one serving. Many of these local foods are served traditionally and still maintain the original legendary recipes.
Menariknya, lokasi kuliner khas Pekalongan tidak hanya terpusat di kota, tetapi tersebar hingga kabupaten. Ini tentu menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang ingin merasakan pengalaman kuliner lebih otentik dan lokal.
Berikut ini 10 tempat makan dan camilan khas Pekalongan yang wajib kamu coba saat berkunjung ke kota batik ini!
1. Nasi Megono Pak Bonan

Alamat:
Jl. Mawar, Poncol, Pekalongan Timur
Jam buka:
11.00 – 23.00 WIB
Nasi megono adalah sajian khas Pekalongan yang terdiri dari nasi putih hangat dan sayur nangka muda berbumbu gurih. Di tempat ini, megono disajikan dengan lauk kari otot sapi yang empuk dan nikmat. Disajikan dalam bungkus daun pisang, aroma nasi megononya semakin menggoda. Sudah berdiri sejak 1960-an, warung ini tetap jadi favorit berbagai kalangan.
2. Warung Pindang Tetel Bu Ning

Alamat:
Jl. Urip Sumoharjo Gg. H. Palal No.133, Pekalongan Barat
Jam buka:
08.00 – 18.00 WIB
Pindang tetel dibuat dari daging tetelan dan kuah berbumbu kluwei seperti rawon, namun lebih ringan dan asam. Rasa kuahnya gurih dan khas, terutama jika ditambah dengan kerupuk usek yang dicelupkan langsung. Warung Bu Ning adalah salah satu tempat yang paling direkomendasikan oleh warga lokal.
3. Garang Asem H. Masduki

Alamat:
Jl. Jenderal Sudirman No.169, Pekalongan Barat
Jam buka:
07.00 – 21.00 WIB
Unlike the East Java version, garang asem here is served without being wrapped in leaves. It has a fresh, sour, and slightly spicy taste. This restaurant has been standing since 1952 and is famous for its strong broth and is served on a typical Pekalongan flat plate.
4. Soto Tauto Bang Dul

Alamat:
Jl. Dr. Sutomo, Sokorejo, Pekalongan Timur
Jam buka:
06.30 – 20.00 WIB
Tauto adalah gabungan tauco dan soto yang menciptakan cita rasa unik: gurih, manis, dan sedikit asam. Di warung Bang Dul yang legendaris sejak 1990 ini, kamu bisa memilih isian sapi, ayam, atau jeroan. Wajib dicoba saat sarapan atau makan siang.
5. Sate Kuah Klenteng Pak No

Alamat:
Jl. Blimbing No.14, Sampangan, Pekalongan Timur
Jam buka:
05.00 – 07.00 WIB
Sate ayam yang disajikan bersama kuah gurih ini menjadi sarapan khas warga sekitar Klenteng Po An Thian. Dagingnya empuk, kuahnya kaya rempah, dan sangat laris. Jangan datang kesiangan karena sering habis sebelum pukul 07.00 pagi.
6. Nasi Uwet Haji Zarkasi

Alamat:
Jl. Sulawesi No.25, Kergon, Pekalongan Barat
Jam buka:
06.00 – 14.00 & 17.00 – 22.00 WIB
Mirip seperti gule, nasi uwet dibuat dari daging kambing atau jeroan yang dimasak dengan kecap dan rempah khas. Di warung H. Zarkasi yang melegenda sejak 1959 ini, kamu bisa menambahkan pete atau sate telur sebagai pelengkapnya. Cocok untuk makan malam.
7. Sapitan Bu Asliyah Daryono

Alamat:
RT 9 RW 5 No.64, Tangkil Tengah, Kedungwuni, Kab. Pekalongan
Jam buka:
06.00 – 09.00 WIB
Sate sapitan khas Pekalongan ini menggunakan daging sapi yang ditumbuk, lalu dijepit dengan batang pepaya. Aroma dan rasa rempahnya kuat, sangat cocok disandingkan dengan nasi megono. Sudah eksis sejak 1988 dan jadi favorit warga Kedungwuni.
8. Kluban Botok Jeng Yati

Alamat:
Jalan Karanganyar-Kajen, Kab. Pekalongan
Jam buka:
10.00 – 17.00 WIB
Kluban botok adalah kombinasi sayur-sayuran rebus dengan kelapa parut berbumbu dan botok tahu. Biasanya disajikan dengan sambal kacang dan kerupuk usek. Jeng Yati dikenal menyajikan kluban otentik yang digemari berbagai kalangan.
9. Apem Kesesi Mak Menis

Alamat:
Jl. Raya Kesesi Utara No.8, Kesesi, Kab. Pekalongan
Jam buka:
05.00 – 22.00 WIB
Apem ini berbentuk pipih dengan rasa manis dari gula aren. Rasanya legit dan cocok dijadikan oleh-oleh. Dibungkus daun pisang, camilan tradisional ini dibuat dengan cara tradisional oleh Mak Menis yang sudah berjualan sejak lama.
10. Ogak Jahe Toko Idjo

Alamat:
Jl. Hayam Wuruk No. 80, Kota Pekalongan
Jam buka:
08.00 – 20.30 WIB
Ogak jahe adalah camilan kering berbahan kelapa dan jahe, dengan cita rasa manis pedas. Cocok untuk menghangatkan tubuh dan menjadi oleh-oleh khas Pekalongan. Toko Idjo adalah tempat yang paling banyak direkomendasikan wisatawan.
Wisata Kuliner Pekalongan, Perpaduan Rasa dan Sejarah
Mengunjungi Pekalongan tidak akan lengkap tanpa mencicipi kuliner khasnya. Dari nasi megono legendaris hingga apem kesesi tradisional, setiap makanan menyimpan cerita panjang dan rasa yang otentik.
Kota Batik ini memang menawarkan pengalaman wisata kuliner yang autentik dan tak tergantikan. Yuk, eksplorasi Pekalongan lebih dalam lewat rasa!***
Tinggalkan Balasan