forumnusantaranews.com, PURWOKERTO – Soft launching Koperasi Merah Putih direncanakan akan digelar hari ini, Sabtu (21/6/2025), bertempat di Desa Dawuhan, Kecamatan Banyumas, Kabupaten Banyumas.
Acara tersebut rencananya dihadiri oleh Wakil Menteri Koperasi RI, Ferry Juliantono.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Banyumas, Agus Nur Hadie, menyatakan bahwa pembentukan koperasi dalam program Kopdes Merah Putih di wilayah Banyumas secara struktural telah selesai.
Sebanyak 331 koperasi telah terbentuk, meski sebagian besar masih menunggu proses legalisasi.
Semua koperasi sudah terbentuk, sekarang sedang proses pembentukan badan hukum.
Tentang 60 persen sudah masuk tahap notaris, sisanya tinggal menunggu giliran,” kata Agus kepada forumnusantaranews.com, Jumat (20/6/2025).
Dia menjelaskan, lambatnya proses legalisasi koperasi disebabkan tingginya antrean di kantor notaris.
Namun, pemerintah tetap melanjutkan tahapan program dengan menggelar soft launching sebagai bentuk kesiapan kelembagaan.
Menurut Agus, sebanyak tiga koperasi percontohan dari Banyumas telah diusulkan mendapat pendanaan awal dari Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) KUMKM.
Satu di antaranya berasal dari Desa Dawuhan, tempat soft launching diselenggarakan.
Uji coba diajukan untuk tiga koperasi, salah satunya adalah koperasi dari Desa Dawuhan.
Tapi belum tahu berapa yang akan dapat.
“Sampai sekarang dananya memang belum turun,” katanya.
Untuk mendukung percepatan legalisasi, Pemkab Banyumas mendapatkan bantuan dana Corporate Social Responsibility (CSR) dari Bank Jateng.
Bantuan ini digunakan untuk menutup biaya pembentukan badan hukum koperasi yang mencapai sekitar Rp1,25 juta per koperasi.
“Total biaya pembentukan badan hukum koperasi sekitar Rp1,25 juta dan dibantu oleh CSR Bank Jateng,” tambah Agus.
Setelah soft launching, koperasi-koperasi yang telah terbentuk diperkirakan mulai beroperasi secara bertahap, sambil menunggu petunjuk pelaksanaan (juklak) dan petunjuk teknis (juknis) dari pemerintah pusat. (jti)
Tinggalkan Balasan