RUBRIK DEPOK
– Di tengah arus modernisasi dan globalisasi pendidikan, muncul satu sosok yang secara konsisten membaktikan hidupnya demi kemajuan pesantren dan pendidikan Islam di Indonesia. Dialah
Dr Awaluddin Faj, M.Pd
, seorang praktisi parenting pesantren dan konsultan pendidikan Islam yang telah mengabdikan lebih dari satu dekade waktunya untuk membina santri, membimbing orang tua, serta mendampingi pendirian dan pengembangan sekolah Islam.
Aktif sejak 2013, Dr Awaluddin dikenal luas di kalangan pesantren karena pendekatannya yang menyeluruh—tidak hanya menyiapkan calon santri dari sisi akademik, tetapi juga dari sisi mental, spiritual, dan keluarga. Selain itu, ia juga berperan dalam mendirikan lembaga konsultan pendidikan Islam yang fokus pada pembinaan mutu lembaga pendidikan berbasis agama di berbagai daerah.
Kerjanya tidak berhenti hanya pada ruang kelas atau pelatihan. Dia terus turun langsung ke lapangan, mengembangkan program beasiswa, menulis buku, dan menyuarakan pentingnya akses pendidikan berkualitas untuk anak-anak yatim dan dhuafa agar mereka memiliki kesempatan yang sama dalam menempuh pendidikan tinggi dan berkarakter Islami.
Membangun Karakter Santri Sejak Sebelum Masuk Pesantren
Sejak 2013, Dr Awaluddin Faj telah memulai program bertajuk
Bimbel Menuju Pesantren Impian
, yang tidak sekadar mempersiapkan anak secara akademik, tetapi juga membentuk mental dan pola pikir mereka agar siap menghadapi kehidupan pesantren. Program ini terus berkembang hingga kini telah membimbing ribuan calon santri dari berbagai wilayah di Indonesia.
“Bekal utama santri bukan hanya materi pelajaran, tapi juga kesiapan mental dan penerimaan terhadap proses. Kami membangun mindset bahwa setiap santri punya potensi sukses jika mereka berproses dengan ikhlas,”
pernyataannya
pada Minggu, 23 Juni 2025.
Dr Awaluddin menekankan bahwa tantangan terbesar calon santri bukan hanya soal adaptasi lingkungan, tapi juga krisis motivasi di awal masa pendidikan. Karena itu, program yang dirancangnya selalu menekankan nilai keikhlasan, kedisiplinan, serta manajemen waktu dan diri.
Lima buku telah ia terbitkan khusus untuk menguatkan pemahaman tentang dunia pesantren. Buku-buku seperti
Rahasia Sukses Menjadi Santri
,
Mengapa Anak Zaman Now Perlu ke Pesantren?
, dan
Santri Jago Singa Podium
menjadi rujukan banyak orang tua dan calon santri. Isi buku-buku tersebut sarat dengan pendekatan praktis serta kisah inspiratif dari dunia santri.
Menggagas Gerakan Beasiswa Gratis untuk Yatim dan Dhuafa
Tidak hanya fokus pada kalangan menengah ke atas, Dr Awaluddin juga mencetuskan
Gerakan Laskar Langit
, yaitu sebuah inisiatif sosial yang memberikan
beasiswa penuh
kepada anak-anak yatim, yatim piatu, dan dhuafa agar mereka bisa mengenyam pendidikan berkualitas di pesantren unggulan.
Program ini tidak hanya mencakup biaya pendidikan, tapi juga pembinaan karakter, pelatihan kepemimpinan, dan pendampingan keluarga. Gerakan ini lahir dari keprihatinannya terhadap masih banyaknya anak-anak dari keluarga kurang mampu yang memiliki semangat belajar tinggi namun terhalang keterbatasan biaya.
“Setiap anak berhak punya masa depan, tidak peduli latar belakang ekonominya. Laskar Langit adalah ikhtiar kecil kami untuk mewujudkan keadilan pendidikan,”
Dia berkata
penuh semangat.
Selama lebih dari satu dekade, program ini telah menjaring ratusan peserta, yang sebagian besar kini telah melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi negeri maupun luar negeri seperti Mesir, Madinah, dan Turki. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa dengan dukungan dan pembinaan yang tepat, anak-anak dari latar belakang apapun mampu bersaing secara global.
Menyentuh Orang Tua: Parenting Pesantren yang Mendalam
Uniknya, pendekatan pendidikan Dr Awaluddin tidak berhenti pada anak semata. Ia juga membina dan mendidik para orang tua dan guru.
wali santri
melalui program parenting yang bertujuan agar orang tua paham akan dinamika kehidupan pesantren, tantangan yang akan dihadapi anak, dan bagaimana menjadi pendukung utama selama proses pendidikan berlangsung.
“Orang tua harus punya mental kuat dan informasi cukup. Mereka bukan hanya menyerahkan anak ke pesantren, tapi juga harus ikut berproses secara emosional,”
Penjelasannya
.
Program pengasuhan yang ia kelola mencakup diskusi intensif, seminar, hingga simulasi situasi nyata yang kerap dihadapi santri. Topik-topik seperti krisis rindu rumah, perubahan perilaku, hingga perencanaan pasca pesantren disampaikan secara terbuka kepada wali murid.
Menurutnya, pemahaman yang utuh dari orang tua akan memudahkan proses pendidikan anak. Ketika wali santri memiliki harapan realistis dan dukungan emosional yang baik, santri akan lebih tenang dan fokus dalam menempuh pendidikan di pondok.
Mendirikan Lembaga Konsultan Pendidikan Islam
Bermula dari keprihatinan akan lemahnya manajemen lembaga pendidikan Islam, Dr Awaluddin kemudian mendirikan
Konsultan Pendidikan Sekolah Islam (KPSI)
dan
Primago Consulting
pada 2016. Lembaga ini bertujuan untuk membantu sekolah-sekolah Islam agar dapat berkembang secara profesional, modern, dan tetap berdasarkan nilai-nilai syariah.
Layanan yang diberikan meliputi pelatihan guru, pendampingan mutu pendidikan, pengembangan manajemen sekolah, hingga branding lembaga agar mampu bersaing di tengah perubahan zaman. Selain itu, KPSI juga memberikan bantuan teknis dalam pendirian sekolah baru serta penyusunan program unggulan berbasis karakter dan integritas.
Sekolah Islam tidak boleh jalan di tempat. Kita harus hadirkan pendidikan yang berkelas, unggul, tapi tetap membumi,
ketegasannya
dalam pelatihan guru di Depok, awal Juni 2025.
Empat buku telah ia tulis khusus untuk manajemen dan pengembangan lembaga pendidikan, yakni
‘Ruh Mudarris’ tidak jelas apakah merupakan nama atau memiliki makna khusus dalam bahasa lain. Jika ini adalah nama orang atau istilah khusus, biasanya tidak diterjemahkan. Namun, jika Anda bermaksud menerjemahkannya, silakan berikan konteks lebih lanjut. Tanpa konteks, saya akan mengembalikan teks aslinya:
,
Cara Unik Promosi Sekolah
,
Kepemimpinan Total
, dan
Buku Saku Lembaga Pendidikan Islam
. Semua buku tersebut kini digunakan sebagai referensi oleh para kepala sekolah, manajer pendidikan, hingga yayasan yang ingin memperkuat sistem pendidikan Islam modern.
Dr Awaluddin Faj kini dikenal sebagai figur penting dalam penguatan ekosistem pendidikan Islam yang menyeluruh—dari santri, wali santri, hingga manajemen lembaga. Komitmennya dalam memperjuangkan kualitas dan akses pendidikan Islam terus ia jaga dengan penuh dedikasi.
Tinggalkan Balasan