forumnusantaranews.com
Shalat Sunnah Tasbih dapat dilakukan kapan saja, baik siang maupun malam, asalkan bukan pada waktu-waktu haram untuk shalat.
Namun, ada beberapa waktu yang lebih utama, seperti malam Nisfu Syaban atau sepertiga malam terakhir.
Shalat Tasbih juga dianjurkan untuk dilakukan seminggu sekali, sebulan sekali, atau setahun sekali jika tidak mampu melakukannya setiap malam.
Shalat Tasbih juga bisa menjadi amalan pada malam Tahun Baru Islam 1447 H yang jatuh pada tanggal 27 Juni 2025 atau pada malam-malam setelahnya.
Sholat ini dikenal dengan sebutan Shalat Tasbih karena di dalamnya terdapat bacaan tasbih yang dilakukan secara berulang-ulang dalam setiap rakaatnya.
Shalat ini sebaiknya dilakukan setelah shalat Isya dan sebelum shalat Subuh sebanyak 4 rakaat.
Nama Shalat Tasbih sendiri telah menggambarkan bahwa dalam ibadah ini terdapat banyak ucapan tasbih.
Dalam setiap rakaat, tasbih yang diucapkan adalah 75 kali, sehingga dalam empat rakaat shalat sunnah Tasbih yang dikerjakan, maka akan diucapkan 300 kali kalimat tasbih.
Bacaan Tasbih
Berikut bacanya dalam sholat tasbih:
سبحان الله وبحمده لا إله إلا الله والله أكبر
Tiada kekuatan dan daya melainkan dengan Allah Yang Maha Tinggi lagi Maha Agung.
Bacaan latin: Subhaanallaah wal hamdu lillaahi wa laa ilaaha illallaahu wallaahu Akbar, wa laa haula wa laa quwwata illaa billaahil ‘aliyyil azhiimi.
Niat Sholat Tasbih
Sebelum melaksanakan sholat Tasbih umat muslim wajib melafalkan niatnya.
Berikut bacaan niat sholat Tasbih 4 rakaat 2 salam:
Saya shalat sunnah tasbih dua rakaat kepada Allah Ta’ala.
Bacaan latin: Ushallii sunnatat-Tasbiihi rak’ataini lillaahi Ta’aalaa.
Tata Cara Sholat Tasbih 4 Rakaat 2 Salam
Berikut tata cara pelaksanaan sholat tasbih 4 rakaat dengan 2 kali salam.
A. Rakaat Pertama
- Niat Mengerjakan Shalat Tasbih
- Mengerjakan Takbiratul Ihram
- Membaca doa Iftitah
- Membaca kalimat Ta’awudz
- Membaca surat al-Fatihah
-
Membaca surat tertentu dalam Al-Qur’an (terutama surat-surat pendek).
-
Namun, ada juga sebagian ulama yang menyatakan bahwa tidak perlu membaca surat tertentu setelah membaca surat al-Fatihah
-
Membaca Tasbih sebanyak 15 kali
-
Membaca Takbir, lalu ruku’. Dalam ruku’ hendaklah dibaca kalimat Tasbih sebanyak 10 kali
-
Bangun dari ruku’ (I’tidal) kemudian membaca Tasbih sebanyak 10 kali
-
Melakukan Sujud, seraya membaca Tasbih sebanyak 10 kali
Duduk di antara dua sujud dan membaca Tasbih sebanyak 10 kali
-
Melakukan sujud kedua seraya membaca Tasbih sebanyak 10 kali
-
akhir dan berdiri
2 rakaat kedua
- Membaca surat al-Fatihah
- Membaca surat tertentu dalam al-Qur’an (terutama surat-surat pendek).
- Namun, ada juga sebagian ulama yang menyatakan bahwa tidak perlu membaca surat tertentu setelah membaca surat al-Fatihah
- Membaca Tasbih sebanyak 15 kali
-
Bangun dari ruku’, membaca Tasbih sebanyak 10 kali
-
Melakukan sujud sambil membaca tasbih sebanyak 10 kali
-
Duduk di antara dua sujud dan membaca Tasbih sebanyak 10 kali
-
Melakukan sujud kedua seraya membaca Tasbih sebanyak 10 kali
-
Menghormati dengan duduk di akhir shalat dan membaca Tasbih sebanyak 10 kali.
-
Salam
-
Dua rakaat berikutnya mengulang rangkaian tata cara di atas, mulai niat hingga salam.
Nah, itulah tata cara sholat Tasbih beserta panduannya. Semoga membantu.
(forumnusantaranews.com/Tribun Sumsel/Tribunnews)
Tinggalkan Balasan