Menempati Posisi Kelima Daerah Termiskin di Jawa Timur, Wilayah Ini Memiliki Wisata Alam yang Menarik untuk Dikunjungi


forumnusantaranews.com

– Kabupaten Tuban tercatat sebagai salah satu daerah dengan tingkat kemiskinan tertinggi di Jawa Timur. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2024, Tuban menempati posisi kelima dengan persentase penduduk miskin mencapai kisaran 14,36% hingga 14,91%.

Although these figures indicate significant economic challenges, it does not mean that Tuban does not have leading potentials in other sectors.

Faktanya, Kabupaten Tuban justru menyimpan pesona wisata alam yang menakjubkan dan layak dieksplorasi. Tiga pantai populer seperti Pantai Boom, Pantai Sowan, dan Pantai Pasir Putih Remen menjadi destinasi favorit masyarakat lokal maupun wisatawan luar kota.

Dengan kombinasi keindahan alam, nilai sejarah, serta fasilitas wisata yang terus berkembang, kawasan ini menunjukkan bahwa kemiskinan bukanlah penghalang untuk tetap memiliki daya tarik luar biasa.

1. Pantai Boom: Dekat Kota, Kental Nilai Sejarah

Pantai Boom adalah salah satu ikon wisata Tuban yang paling mudah diakses. Terletak di Kelurahan Kutorejo, Kecamatan Tuban, pantai ini hanya berjarak sekitar 2–5 menit berjalan kaki dari Alun-Alun Kota Tuban, menjadikannya destinasi favorit bagi warga lokal maupun pelancong luar kota.

Facilities at this beach are quite complete, ranging from a wide parking area, prayer room, gazebo, to a lush garden that’s comfortable for jogging. There are also food stalls offering seafood specialties such as squid, fish pepes, and smoked fish that whet the appetite.

Selain sebagai tempat rekreasi, Pantai Boom juga memiliki nilai sejarah yang tinggi. Dahulu, pantai ini merupakan pelabuhan utama Kerajaan Majapahit dan Singasari. Relief dinding yang menggambarkan sejarah Tuban menjadi daya tarik tersendiri bagi para pecinta wisata budaya.

Tersedia dermaga sepanjang 800 meter yang sangat cocok dijadikan latar foto Instagramable. Tiket masuknya pun sangat terjangkau, hanya Rp6.000 di hari biasa dan Rp8.000 di akhir pekan, dengan jam operasional pukul 07.00–18.00 WIB.

2. Pantai Sowan: Sejuk, Asri, dan Seru untuk Berpetualang

Berjarak sekitar 40 km dari pusat kota, Pantai Sowan yang terletak di Desa Bogorejo, Kecamatan Bancar, menyuguhkan nuansa pantai yang rindang dan teduh. Dikelilingi pohon trembesi, kelampis, dan mahoni, suasana sejuk langsung terasa saat memasuki kawasan ini.

Fasilitas di Pantai Sowan sangat lengkap, mulai dari toilet, musala, gazebo, area parkir, hingga berbagai wahana permainan. Beberapa di antaranya adalah sepeda gantung (flying bike), karpet terbang, serta area outbound yang seru untuk anak-anak maupun dewasa.

Pantai ini juga memiliki spot foto alami dengan latar belakang batu karang dan pepohonan yang cocok untuk menikmati sunrise maupun sunset. Selain itu, tersedia area camping serta koleksi satwa kecil yang menjadi daya tarik edukatif bagi anak-anak.

Warung-warung di sekitar pantai menjual makanan khas seperti rujak, buah siwalan, dan es legen. Jam operasional mulai pukul 07.00 hingga 17.00 WIB, dengan tiket masuk Rp10.000 (hari biasa) dan Rp12.000 (akhir pekan).

3. Pantai Pasir Putih Remen: Lembutnya Pasir, Teduhnya Cemara

Pantai Pasir Putih Remen terletak di Desa Remen, Kecamatan Jenu, sekitar 30 menit dari pusat Kota Tuban. Sesuai dengan namanya, pantai ini menawarkan pasir putih yang lembut dan bersih, berbeda dengan kebanyakan pantai di kawasan utara Jawa Timur.

Keunikan pantai ini terletak pada adanya danau kecil yang aman digunakan anak-anak untuk bermain air. Pepohonan cemara yang tumbuh rapat di sepanjang pantai memberikan suasana sejuk dan melindungi area dari abrasi.

Fasilitas yang disediakan antara lain mushola, toilet, gazebo, serta kios makanan lokal. Terdapat pula spot foto untuk sunrise dan sunset, serta area bermain dan camping yang bisa dinikmati oleh pengunjung dari segala usia.

Tiket masuk Pantai Remen sangat murah, hanya Rp5.000 untuk sepeda motor dan Rp15.000 untuk mobil, sudah termasuk biaya parkir. Pantai ini buka setiap hari dari pukul 07.00 hingga 18.00 WIB.

4. Air Terjun Nglirip: Surga Tersembunyi di Tengah Pegunungan

Selain pantai, Tuban juga memiliki air terjun cantik yang wajib dikunjungi: Air Terjun Nglirip. Lokasinya berada di Dusun Jojogan, Desa Mulyoagung, Kecamatan Singgahan. Berjarak sekitar 30–35 km dari pusat kota, lokasi ini bisa dicapai dalam waktu 45 menit hingga 1 jam.

Air terjun ini memiliki ketinggian sekitar 25–30 meter dengan air berwarna hijau toska yang khas. Kolam di bawah air terjun cukup luas dan cocok untuk berendam atau sekadar bersantai sambil menikmati udara segar pegunungan.

Akses ke lokasi sudah cukup baik, dengan jalan beraspal dan anak tangga permanen yang dihiasi warna-warni menarik. Selain itu, tersedia fasilitas wisata keluarga serta area ziarah di makam Syech Jabbar, cucu dari Joko Tingkir.

Local legends surrounding this waterfall further enhance its tourist appeal. Visitors can also enjoy the distinctive Tuban rujak petis at nearby stalls.

Although Tuban Regency is currently still facing poverty challenges, its natural tourism potential proves that this area holds wealth that can be harnessed as a source of economic growth. From historical beaches to enchanting waterfalls, Tuban offers beauty that rivals other popular destinations in East Java.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *