Bank BPD Bali Hadir dalam Sistem Pembayaran Lintas Negara QRIS Cross Border
Bank BPD Bali menjadi satu-satunya bank daerah yang terlibat dalam ekosistem QRIS Cross Border. Sistem pembayaran lintas negara ini diinisiasi oleh Bank Indonesia dan kini telah memperluas akses bagi masyarakat untuk bertransaksi secara digital tanpa perlu membawa uang tunai atau kartu kredit.
Direktur Bisnis Bank BPD Bali, I Nyoman Sumanaya, menjelaskan bahwa kehadiran bank tersebut dalam sistem ini tidak lepas dari persiapan infrastruktur yang telah dilakukan sejak pengenalan sistem pembayaran lintas negara. “Kami telah menyiapkan infrastruktur sesuai dengan arahan Bank Indonesia, sehingga kami siap menghadapi permintaan dari wisatawan Jepang yang datang ke Bali. Selain itu, kami juga bersiap untuk memperluas layanan ke negara lain seperti Tiongkok,” ujarnya.
QRIS yang dimiliki Bank BPD Bali kini dapat digunakan di beberapa negara Asia seperti Thailand, Singapura, dan Malaysia. Dengan demikian, wisatawan Indonesia yang memiliki rekening di Bank BPD Bali bisa melakukan transaksi menggunakan QRIS saat berkunjung ke negara-negara tersebut. Hal ini memberikan kemudahan dalam berbagai transaksi, termasuk pembelian barang dan jasa.
Selain itu, Bank BPD Bali juga telah menyiapkan layanan QRIS di Bandara Ngurah Rai. Layanan ini digunakan untuk pembayaran Pungutan Wisatawan Asing (PWA) sebesar Rp150.000 per orang. Ini merupakan langkah penting dalam mempermudah proses administrasi bagi wisatawan asing yang berkunjung ke Bali.
Peran Bank Indonesia dalam Pengembangan QRIS Cross Border
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Erwin Soeriadimadja, menjelaskan bahwa hadirnya QRIS Cross Border adalah respons atas potensi besar wisatawan Indonesia yang berkunjung ke Jepang maupun sebaliknya, terutama ke Bali. Setiap tahun, jumlah kunjungan wisatawan Nusantara ke Jepang mencapai sekitar 500.000 orang.
Erwin menyebut bahwa saat ini ada 10 bank yang bisa digunakan untuk transaksi dengan QRIS di Jepang, salah satunya adalah Bank BPD Bali. “Keberadaan QRIS Cross Border akan memudahkan wisatawan Indonesia yang berkunjung ke Jepang untuk melakukan pembayaran non tunai. Mereka tidak perlu membawa kartu kredit atau uang tunai, karena semua transaksi bisa dilakukan melalui QRIS,” katanya.
Ia juga menambahkan bahwa QRIS Cross Border untuk inbound akan segera diluncurkan. Dengan demikian, wisatawan Jepang dapat menggunakan QRIS saat berbelanja di Indonesia. Khususnya di Bali, jumlah merchant yang menerima pembayaran QRIS semakin bertambah, mulai dari toko oleh-oleh besar hingga UMKM yang sudah menyediakan layanan ini.
Manfaat QRIS Cross Border bagi Wisatawan dan Pelaku Usaha
QRIS Cross Border memberikan manfaat signifikan baik bagi wisatawan maupun pelaku usaha. Bagi wisatawan, sistem ini mempermudah transaksi tanpa harus membawa uang tunai atau kartu kredit. Di sisi lain, pelaku usaha seperti UMKM dan toko oleh-oleh dapat meningkatkan penjualan karena akses pembayaran yang lebih mudah dan cepat.
Di Bali, QRIS Cross Border telah diterima oleh banyak merchant. Mulai dari restoran hingga toko suvenir, semua dapat menerima pembayaran melalui sistem ini. Hal ini mencerminkan komitmen pemerintah dan Bank Indonesia dalam mempercepat digitalisasi sektor pariwisata.
Dengan adanya QRIS Cross Border, Bali semakin siap menjadi destinasi pariwisata yang modern dan ramah teknologi. Keberadaan Bank BPD Bali dalam sistem ini menunjukkan bahwa bank daerah juga bisa menjadi bagian dari inovasi keuangan nasional.
Tinggalkan Balasan