Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap 1C Terus Dikebut
Pembangunan Sekolah Rakyat (SR) tahap 1C sedang berlangsung dengan intensif sepanjang tahun ini. Pemerintah telah menyiapkan sejumlah lokasi baru untuk dibangun, yang jumlahnya mencapai 65 sekolah. Dari total tersebut, 63 lokasi akan dibiayai melalui APBN, sementara 2 lokasi lainnya berasal dari APBD.
Menurut Menteri Pekerjaan Umum, pembangunan SR tahap 1C saat ini berjalan sesuai rencana dan menunjukkan progres yang cukup signifikan. Ia menegaskan bahwa target operasionalisasi sekolah-sekolah tersebut adalah pada awal September 2025.
“Dari sisi pelaksanaan konstruksi, progres fisik menunjukkan capaian positif,” ujar Menteri PU dalam pernyataannya. “Kami optimis SR tahap 1C dapat beroperasi sesuai jadwal yang ditetapkan.”
Selain itu, 65 sekolah rakyat yang akan dibangun tersebut memiliki kapasitas yang cukup besar. Jumlah rombongan belajar (rombel) yang bisa diterima mencapai 248 rombel, dengan total siswa yang bisa menampung hingga 6.190 siswa. Sekolah-sekolah ini mencakup berbagai jenjang pendidikan, mulai dari Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).
Beberapa lokasi pembangunan SR tahap 1C sudah mencapai progres di atas 90%. Contohnya, di BLK Subulussalam, BLK Bireuen, serta Gedung Eks SMP Unggul di Pidie Jaya, Aceh. Progres yang cepat ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam mempercepat pembangunan infrastruktur pendidikan.
Selain itu, pemerintah juga mengalokasikan anggaran yang cukup besar untuk Sekolah Rakyat dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2026. Total anggaran yang dialokasikan adalah sebesar Rp24,9 triliun. Angka ini meningkat drastis dibandingkan anggaran pada 2025 yang hanya sebesar Rp7 triliun. Kenaikan anggaran ini mencapai 255,71%.
Dalam penyaluran anggaran tersebut, sebesar Rp20 triliun digunakan untuk pembangunan 200 SR yang dilaksanakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum. Sementara sisanya, yaitu Rp4,9 triliun, dialokasikan untuk operasional 200 SR yang dikelola oleh Kementerian Sosial.
Pembangunan SR tahap 1C ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan akses pendidikan berkualitas bagi masyarakat. Dengan adanya sekolah-sekolah baru ini, diharapkan dapat membantu mengurangi beban keterbatasan ruang kelas dan meningkatkan mutu pendidikan di berbagai daerah.
Selain itu, keberadaan SR juga menjadi solusi untuk memenuhi kebutuhan pendidikan masyarakat yang belum terpenuhi secara optimal. Dengan pembangunan yang terus berjalan, diharapkan semua siswa memiliki kesempatan yang sama dalam mendapatkan pendidikan yang layak.
Tinggalkan Balasan