OJK Jatim Dorong Inklusi Pasar Modal untuk Mahasiswa
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jawa Timur menekankan pentingnya memperluas inklusi pasar modal, khususnya bagi kalangan mahasiswa. Hal ini dilakukan dengan cara memperkenalkan berbagai produk pasar modal dan sekaligus memberikan edukasi tentang risiko penipuan investasi yang sering terjadi.
Kepala OJK Jawa Timur, Yunita Linda Sari, menyampaikan penegasan tersebut dalam acara pemberian penghargaan kepada Universitas Negeri Surabaya (UNESA) sebagai Kampus Penggerak Literasi dan Inklusi Pasar Modal Self-Regulatory Organization (SRO). Penghargaan diberikan oleh SRO yang terdiri dari PT Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI), dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI).
“Terima kasih dan apresiasi mendalam kepada UNESA beserta civitas akademikanya atas partisipasinya dalam memperluas inklusi pasar modal di kalangan mahasiswa,” ujar Yunita.
Dia berharap kegiatan ini dapat menjadi sumber informasi yang akurat dan terpercaya, serta menjadi media edukasi yang mampu memperkenalkan produk-produk pasar modal sekaligus mengedukasi masyarakat tentang risiko penipuan investasi. Selain itu, Yunita menegaskan bahwa upaya ini bertujuan untuk meningkatkan jumlah investor pasar modal, khususnya di wilayah Jawa Timur.
Rangkaian Kegiatan Edukasi Pasar Modal
SRO akan melanjutkan berbagai kegiatan sosialisasi dan edukasi pasar modal sebagai bagian dari peringatan HUT ke-48 Pasar Modal Indonesia. Beberapa rangkaian kegiatan antara lain:
- Public Expose Live
- Sosialisasi dan Edukasi Pasar Modal Terpadu (SEPMT)
- Capital Market Summit & Expo
- Virtual Trading Competition Powered by IDX Mobile
- Kompetisi media sosial
Penghargaan diberikan kepada UNESA atas kontribusinya dalam membangun pemahaman dan kesadaran sekaligus upaya meningkatkan literasi dan inklusi terkait investasi pasar modal di lingkungan sivitas akademika. Kegiatan ini merupakan bagian dari Sekolah Pasar Modal untuk Negeri yang menjadi rangkaian kegiatan peringatan HUT ke-48 Pasar Modal Indonesia.
Kolaborasi dengan Institusi Pendidikan
Sebagai bagian dari komitmen membangun kesadaran dan pemahaman masyarakat tentang pasar modal, SRO selalu bersinergi dengan berbagai pihak, termasuk institusi pendidikan. Pada kesempatan ini, SRO berkolaborasi dengan UNESA untuk mengadakan edukasi pasar modal dalam kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB).
Acara ini diikuti oleh 21.020 mahasiswa secara hybrid, sehingga edukasi tentang pasar modal dapat tersampaikan lebih luas. SRO bersama UNESA juga telah menyelenggarakan sosialisasi pasar modal di 13 fakultas secara hybrid mulai tanggal 19 hingga 21 Agustus 2025, bersamaan dengan rangkaian kegiatan PPKMB.
Dengan kolaborasi ini, diharapkan semakin banyak mahasiswa dan masyarakat umum dapat memahami manfaat serta risiko yang terkait dengan pasar modal. Upaya ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan jumlah investor, tetapi juga untuk menciptakan lingkungan investasi yang lebih aman dan transparan.
Tinggalkan Balasan