Ahmad Ali Dilantik Jadi Ketua Harian PSI, Fokus Kuatkan Partai untuk Menangkan Pemilu 2029

Pelantikan Ketua Harian DPP PSI, Ahmad Ali Tegaskan Kesiapan untuk Hadapi Tantangan Bangsa

Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep, secara resmi melantik Ahmad Ali sebagai Ketua Harian Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PSI dalam acara yang digelar di Djakarta Theater, Jakarta Pusat, Jumat (26/9). Pelantikan ini menandai awal dari era baru bagi partai politik yang berbasis pada generasi muda ini.

Ahmad Ali menyampaikan visi dan misinya sebagai Ketua Harian DPP PSI. Ia menekankan bahwa partai harus aktif dalam menghadapi tantangan-tantangan yang dihadapi bangsa. Tantangan tersebut mencakup isu-isu ekonomi, pelembagaan demokrasi, hingga kepercayaan publik terhadap para pemimpin.

“Mulai dari tantangan ekonomi, tantangan pelembagaan demokrasi, sampai tantangan kepercayaan publik terhadap para pemimpinnya, PSI harus ambil bagian untuk menyelesaikan, bukan menjadi bagian dari persoalan,” ujarnya di hadapan para kader PSI.

Peran Penting Kader dalam Membawa PSI ke Level yang Lebih Tinggi

Ahmad Ali menekankan pentingnya soliditas dan kerja keras seluruh kader PSI. Ia menyebut bahwa konsistensi dan kedisiplinan adalah kunci untuk membawa PSI ke level yang lebih tinggi. Hal ini mencakup pengurus pusat, anggota legislatif, kepala daerah, hingga kader di akar rumput.

Pengalaman Ahmad Ali dalam dunia perpolitikan sangat panjang. Ia mulai terlibat dalam dunia politik saat terpilih menjadi anggota DPRD Kabupaten Morowali periode 2009–2014. Pada 2013, ia bergabung dengan Partai NasDem dan berhasil masuk Senayan sebagai anggota DPR RI periode 2014–2019 dari Dapil Sulawesi Tengah. Kepercayaan publik kembali dibuktikan saat ia terpilih lagi pada periode 2019–2024.

Selama menjadi legislator, Ahmad Ali dikenal vokal dalam Komisi III DPR RI dalam isu hukum, HAM, dan keamanan. Ia juga mendorong pengusutan tragedi Kanjuruhan melalui TGIPF, serta aktif menyerap aspirasi masyarakat di daerah asalnya, termasuk persoalan illegal logging yang rawan menimbulkan bencana.

Pengalaman yang Menjadi Modal untuk Memimpin PSI

Pengalaman panjangnya membuat Ahmad Ali dipercaya menempati sejumlah posisi strategis, antara lain Ketua Fraksi NasDem DPR RI, Wakil Ketua Umum NasDem, hingga Kepala Pelatih (Head Coach) Timnas AMIN pada Pilpres 2024.

Modal kepemimpinan dan organisatoris itu kini dibawanya ke PSI dengan target ambisius lolos ke Senayan pada Pemilu 2029. “Pertanyaannya seharusnya bukan lagi ‘apakah PSI akan lolos pada Pemilu 2029?’, tetapi PSI harus bertekad menjadi pemenang Pemilu 2029. Kekalahan dua pemilu sebelumnya harus menjadi bahan introspeksi dan evaluasi. Kepengurusan PSI hari ini harus mampu memberikan jawaban,” ucap Ahmad Ali.

Memperkuat Basis Daerah dan Mendekatkan Diri dengan Masyarakat

Ahmad Ali juga menekankan pentingnya memperkuat basis daerah, pada tingkat DPD hingga DPW. Ia menekankan bahwa akar rumput PSI harus bisa berada di tengah-tengah masyarakat. “Kantor DPD dan DPW PSI harus dibuka lebar-lebar. Kantor-kantor itu harus menyiapkan fasilitas dan kegiatan sosial agar PSI semakin dekat dengan masyarakat,” tegasnya.

Visi Kaesang Pangarep dan Target Konsolidasi Internal

Visi Ahmad Ali sejalan dengan arah Kaesang Pangarep yang menargetkan konsolidasi internal. Kaesang ingin adanya perbaikan struktur partai hingga tingkat daerah. “Hingga akhir 2026, fokus kita hanya satu, perbaikan struktur,” ujar putra Presiden ke-7 RI itu.

Meski target lolos ke Senayan pada 2029 tidak mudah, komposisi kepengurusan baru memberinya optimisme. “Saya percaya 2029 kita bisa masuk Senayan karena sekarang ada tambahan amunisi baru, ada Pak Ahmad Ali yang mendampingi saya,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *