APDI Kaltim Sertifikasi Pilot Drone di Samarinda, Tingkatkan Profesionalisme SDM Teknologi

Sertifikasi Pilot Drone di Kaltim Tandai Peningkatan Profesionalisme

Pada awal tahun 2026, Asosiasi Pilot Drone Indonesia (APDI) Regional Kalimantan Timur menyelenggarakan sertifikasi pilot drone di Samarinda. Kegiatan ini menjadi langkah penting dalam memperkuat sumber daya manusia di bidang teknologi drone. Uji kompetensi dilaksanakan di lingkungan akademik Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Mulawarman, yang dipilih sebagai lokasi strategis untuk pelaksanaan teori maupun praktik penerbangan drone.

Lokasi Strategis dan Fasilitas Memadai

Lokasi uji kompetensi dipilih dengan pertimbangan bahwa lingkungan kampus mampu menyediakan fasilitas yang mendukung integrasi pembelajaran regulasi, keselamatan, serta simulasi operasional yang terstandar. Hal ini memastikan peserta mendapatkan pengalaman belajar yang lengkap dan sesuai standar nasional.

Hadirnya Instruktur Nasional dan Tim Pendukung

Kegiatan sertifikasi ini dihadiri oleh Ketua Dewan Pakar APDI Pusat, Dr. H. Ismail Fahmy Almadi, S.Pi., M.P., sebagai instruktur utama. Ia didampingi oleh Y Budi Sulistioadi, S.Hut., M.Sc., M.S., Ph.D., yang baru saja ditetapkan sebagai instruktur APDI Regional Kalimantan Timur. Kehadiran instruktur berpengalaman ini memberikan jaminan kualitas pelatihan yang diberikan kepada peserta.

Selain itu, kegiatan ini didukung oleh tim yang solid dan terdiri dari berbagai tokoh profesional. Mereka dipimpin oleh Alfian Noor, S.Hut., sebagai PIC, bersama Dian Noor Arthady W., SP., MP., Nanda F. P. Putra, S.I.Kom., serta Adryan Ananda Putra. Kolaborasi ini memastikan setiap tahapan sertifikasi berjalan sesuai standar kompetensi nasional.

Peserta Beragam dan Minat yang Menyebar

Sebanyak 10 peserta mengikuti seluruh rangkaian sertifikasi, dengan komposisi 9 laki-laki dan 1 perempuan. Peserta berasal dari berbagai latar belakang, termasuk civitas akademika Universitas Mulawarman, sektor swasta seperti pelaksana pembangunan infrastruktur di wilayah Ibu Kota Nusantara, hingga Balai Wilayah Sungai (BWS) Wilayah IV Kalimantan sebagai UPT Kementerian PUPR.

Keberagaman peserta mencerminkan semakin luasnya pemanfaatan teknologi drone dalam berbagai sektor strategis, seperti survei infrastruktur, pemetaan sumber daya, hingga pengawasan lingkungan. Hal ini menunjukkan potensi besar dari penggunaan drone dalam berbagai bidang kehidupan masyarakat.

Antusiasme dan Etika Profesi

Sejak awal, peserta menunjukkan antusiasme tinggi dalam mengikuti pembekalan teori, pemahaman regulasi penerbangan, serta aspek keselamatan. Pendampingan intensif diberikan agar peserta tidak hanya cakap secara teknis, tetapi juga memahami tanggung jawab, etika, dan keselamatan sebagai pilot drone bersertifikat.

Dr. Ismail Fahmy Almadi menyampaikan apresiasi atas kesiapan APDI Regional Kaltim dan semangat peserta. Ia menegaskan bahwa tujuan sertifikasi adalah membentuk insan profesional yang taat regulasi dan bermartabat dalam memanfaatkan teknologi.

Komitmen APDI Regional Kaltim

Hingga saat ini, jumlah pilot drone tersertifikasi di Kalimantan Timur mencapai sekitar 1.300 orang. Melalui pelaksanaan sertifikasi di lingkungan akademik Universitas Mulawarman, APDI Regional Kaltim menegaskan komitmennya mendorong kualitas, profesionalisme, dan integritas pilot drone di daerah.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata upaya APDI Regional Kaltim dalam memastikan penggunaan teknologi drone yang aman, teratur, dan berkelanjutan. Dengan demikian, sertifikasi menjadi langkah penting dalam menjaga kualitas SDM yang mampu menghadapi tantangan di era digital.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *