Banjir Landa 25 Desa Kudus, Puluhan Ribu Warga Terkena Dampak!

Dampak Banjir dan Longsor di Kabupaten Kudus

Banjir yang melanda Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, telah mengganggu kehidupan warga setempat. Sebanyak 25 desa terdampak akibat curah hujan tinggi dalam beberapa hari terakhir. Genangan air menyebar di berbagai wilayah, termasuk rumah penduduk dan jalan-jalan utama.

Kepala Pelaksana Harian BPBD Kudus, Eko Hari Djatmiko, menjelaskan bahwa banjir ini terjadi karena debit sungai yang meluap akibat hujan deras sejak Senin (12/1). Wilayah yang terdampak tersebar di enam kecamatan, yaitu Kecamatan Kaliwungu, Jekulo, Mejobo, Undaan, Bae, dan Jati. Berikut rinciannya:

  • Kecamatan Mejobo: 10 desa
  • Kecamatan Jekulo: 5 desa
  • Kecamatan Bae: 1 desa
  • Kecamatan Kaliwungu: 3 desa
  • Kecamatan Undaan: 2 desa
  • Kecamatan Jati: 4 desa

Total jumlah warga yang terdampak mencapai 15.237 Kepala Keluarga (KK) atau sekitar 48.193 jiwa. Keadaan ini memicu peningkatan jumlah warga yang harus mengungsi. Hingga Rabu (14/1), tercatat 164 warga mengungsi, dengan rincian 46 laki-laki dan 118 perempuan. Lokasi pengungsian berada di TPQ Khurriyatul Fikri Desa Pasuruhan Lor dan MI Hidayatus Shibyan.

Selain itu, BPBD juga menyiapkan dapur umum di tujuh lokasi untuk membantu masyarakat yang terdampak. Beberapa lokasi tersebut antara lain:

  • MI Hidayatus Shibyan Desa Temulus
  • Balai Desa Kesambi
  • Balai Desa Jojo
  • Balai Desa Kirig
  • TPQ Khurriyatul Fikri Desa Pasuruhan Lor
  • Kantor PMI Kudus
  • Balai Desa Karangrowo

Tidak hanya banjir, Kabupaten Kudus juga menghadapi bencana tanah longsor. Data menunjukkan bahwa bencana ini terjadi di beberapa kecamatan dengan jumlah lokasi yang berbeda-beda. Berikut rinciannya:

  • Kecamatan Bae: 2 lokasi
  • Kecamatan Gebog: 38 lokasi
  • Kecamatan Dawe: 92 lokasi

Selain itu, pohon tumbang menjadi masalah tambahan yang memaksa BPBD melakukan evakuasi di sejumlah titik. Hal ini menambah beban tanggung jawab lembaga penanggulangan bencana setempat.

Di sisi lain, kondisi jalan utama juga terganggu akibat genangan air. Jalan Lingkar Kudus-Pati mengalami genangan di tiga lokasi, yaitu Jembatan Ngembalrejo, Jembatan Bukduwur Tenggeles, dan Jembatan Hadipolo. Akibatnya, arus lalu lintas tersendat dan antrean kendaraan memanjang sejak Minggu (11/1).

Peningkatan jumlah desa yang terdampak banjir terus terjadi hingga Rabu (14/1). Bahkan, beberapa rumah yang sebelumnya aman kini mulai terendam air. Masyarakat diminta tetap waspada dan mengikuti informasi resmi dari BPBD setempat.

Dengan situasi ini, BPBD terus berupaya memberikan bantuan darurat kepada warga terdampak. Selain bantuan logistik, pihaknya juga memastikan koordinasi dengan instansi terkait agar dapat menangani bencana secara optimal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *