Dominasi Banyumas di FORDA Jawa Tengah 2025
Pada ajang Festival Olahraga Rekreasi Daerah (FORDA) Jawa Tengah 2025 yang diselenggarakan di SMK N 2 Surakarta pada tanggal 5–7 Desember 2025, kontingen Banyumas kembali menunjukkan dominasinya. Dengan partisipasi dari dua induk organisasi olahraga di bawah KORMI Banyumas, yaitu Lembaga Seni Pernafasan Satria Nusantara (LSPSN) dan Persatuan Olahraga Gulat Tangan Indonesia (POGTI), Banyumas berhasil meraih prestasi yang membanggakan.
LSPSN Banyumas Keluar sebagai Juara Umum
LSPSN Banyumas menjadi yang terdepan dalam kompetisi ini setelah dinobatkan sebagai Juara Umum FORDA Jawa Tengah 2025. Dari lima medali emas yang diperebutkan oleh delapan kabupaten, Banyumas berhasil mengamankan dua medali emas. Hal ini disampaikan langsung oleh Ketua LSPSN Banyumas, Sugiyatno.
“Banyumas memperoleh dua medali emas. Yang pertama diraih oleh Kholidin dari lomba Lari Shuttle Putra Perorangan, dan satu medali emas lainnya diraih dari lomba Jurus Gabungan 7 beregu atas nama Sri Subekti, Susilowati, dan Kholidin,” jelas Sugiyatno.
Dengan raihan tersebut, Banyumas keluar sebagai juara umum dan mencatatkan pencapaian penting bagi para pegiat olahraga rekreasi di daerah. Sugiyatno menegaskan bahwa prestasi ini merupakan hasil kerja keras seluruh anggota serta dukungan dari berbagai pihak.
POGTI Banyumas Turut Berkontribusi
Selain LSPSN, POGTI Banyumas juga ikut menyumbang prestasi pada FORDA Jawa Tengah 2025. Dengan mengirimkan lima pegiatnya, POGTI berhasil membawa pulang satu medali emas dan satu perunggu. Ketua POGTI Banyumas, Sumono, menjelaskan bahwa medali emas diraih oleh Gilang Romadhon di kelas 65 kg, sedangkan medali perunggu diraih oleh Imam Ali pada kelas 75 kg.
“Kami bersyukur atas dukungan semua pihak—mulai dari Pemkab Banyumas, KORMI Banyumas, hingga masyarakat. Prestasi ini membuktikan bahwa olahraga gulat tangan semakin berkembang dan diminati,” jelasnya.
Apresiasi dari KORMI Banyumas
Ketua KORMI Banyumas, Samsudin Tirta, turut memberikan apresiasi kepada seluruh pegiat olahraga. Menurutnya, prestasi Banyumas di FORDA Jawa Tengah tahun ini menjadi motivasi kuat untuk terus mengembangkan olahraga masyarakat agar semakin dikenal luas.
“Terima kasih kepada semua pegiat yang sudah berjuang. FORDA ini bukan hanya soal prestasi, tetapi juga silaturahmi dan kebersamaan,” ujarnya.
Kesimpulan
Dengan total tiga emas dan satu perunggu dari dua cabang olahraga, Banyumas kembali menunjukkan taringnya sebagai salah satu daerah dengan ekosistem olahraga rekreasi yang kuat dan solid di Jawa Tengah. Prestasi ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi masyarakat Banyumas, tetapi juga menjadi inspirasi bagi daerah-daerah lain untuk meningkatkan partisipasi dalam ajang olahraga rekreasi.
Tinggalkan Balasan