BEM Unpar Berdampak Positif

Pendampingan Pemasaran Digital oleh BEM Unpar di SMPN 4 Lembang

BEM Unpar melakukan pendampingan pemasaran digital secara intensif di SMPN 4 Lembang. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Pemberdayaan Masyarakat oleh BEM (PM-BEM) dengan judul “Kolaborasi Berdampak BEM Unpar dengan warga Lembang melalui Implementasi Pertanian Cerdas Berkelanjutan dan Pendampingan Strategi Pemasaran Digital Berbasis Kearifan Lokal”. Program ini berlangsung pada Oktober-November 2025.

Dalam pelaksanaannya, PM-BEM melibatkan 21 anggota BEM yang berasal dari berbagai program studi. Mereka terlibat dalam pendaftaran hibah kompetitif nasional dari Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kemendiktisaintek tahun anggaran 2025.

Daniel Hermawan, Dosen Tetap Program Studi Administrasi Bisnis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Katolik Parahyangan menjelaskan bahwa pendampingan yang dilakukan terdiri dari pertemuan intensif dengan siswa/i SMPN 4 Lembang yang terpilih untuk mewakili kelas VII, VIII, dan IX serta perwakilan Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS).

Program dimulai dengan pertemuan dan paparan umum terkait materi pemasaran digital yang dihadiri oleh 60 siswa. Setelah itu, dilanjutkan dengan pendampingan intensif kepada perwakilan 30 siswa yang memperoleh nilai tertinggi dari kuis interaktif yang diadakan di awal program.

Siswa terpilih ini diharapkan dapat menjadi mentor bagi teman-teman yang belum mendapat kesempatan untuk mengikuti pendampingan secara intensif. Dengan keterbatasan fasilitas yang dimiliki, metode training of trainers (ToT) digunakan agar program yang diberikan memiliki dampak yang berkelanjutan.

Sebanyak 30 siswa peserta pendampingan intensif kemudian diberikan materi terkait pemasaran konten, mulai dari perencanaan, pembuatan, dan publikasi konten menggunakan dua aplikasi utama, yakni Canva untuk pembuatan konten visual seperti poster dan CapCut untuk pembuatan konten audio visual seperti video di ruang laboratorium komputer.

Mencermati potensi dan kearifan lokal yang ada di Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, konten yang dibuat siswa/i berkaitan erat dengan Wijaya Farm yang terletak dekat dengan SMPN 4 Lembang yang juga menjadi mitra pendampingan BEM Unpar. Selain itu, konten yang berkaitan dengan edukasi seputar potensi pangan lokal, pengetahuan umum, dan pengelolaan sampah yang belakangan ini menjadi isu dan keprihatinan bersama.

Di akhir program, BEM Unpar memberikan modul pemasaran digital sebagai bekal bagi siswa/i dan pihak sekolah berkomitmen untuk melanjutkan program melalui kegiatan ekstrakurikuler yang akan diadakan di SMPN 4 Lembang.

Daniel berharap, kegiatan ini dapat menjadi sarana untuk mengaplikasikan hasil riset, inovasi teknologi, dan pengabdian dari perguruan tinggi. Dengan adanya program ini, diharapkan dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat sekitar dan meningkatkan pemahaman siswa tentang pemasaran digital berbasis kearifan lokal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *