Bimtek. Pembelajaran Koding & Artificial Intelligence Bagi Tenaga Didik Disdik. Kab. Sumenep

Sumenep FN: Bimbingan Teknis (Bimtek) Pembelajaran Koding & Kecerdasan Artifisial (Artificial Intelligence) Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, terlaksana di Hotel Asmi, mulai Sabtu-Selasa (14-17/6), diikuti oleh 129 peserta, terdiri dari 15 orang utusan tenaga didik Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan 114 orang utusan dari tenaga didik Sekolah Dasar (SD) daratan dan kepulauan Daerah Kab. Sumenep dengan nara sumber dari IGI. dan PGRI. Sumenep.

Koding adalah seni dan ilmu menulis untuk memberikan instruksi atau kode kepada komputer agar menjalankan tugas tertentu. Dengan trampil akan memungkinkan seseorang membuat perangkat lunak mulai dari aplikasi, situs, web hingga program komputer dengan bahasa kode dapat dimengerti oleh komputer.

Sedangkan Kecerdasan Artifisial ( Artificial Intelligence) sebagaimana defenisi diungkap oleh  ilmuan Andreas Kaplan dan Michael Haenlein, yaitu; merupakan kecerdasan buatan sebagai kemampuan sistem untuk menafsirkan data external dengan benar, untuk belajar dari data tersebut guna menggapai tujuan dan tugas tertentu melalui adaptasi fleksibel.

Maka dengan memahami dua komponen tersebut para tenaga didik di Kab. Sumenep. selaras isi cuplikan sambutan Kadisdik. Sumenep, Agus Dwi Saputra, S. Sos., M.Si, saat Bimtek. tersebut, mengulas secara panjang lebar bahwa, KODING mengajarkan cara berfikir logis, sistematis dan terstruktur sebagai kemampuan sangat penting untuk generasi masa depan dalam mencerdaskan masalah nyata.

Sementara Artificial Intelligence bukan sekedar menjadi alat bantu, tapi telah menjadi bagian dari sistem sedang membentuk cara kerja, belajar dan hidup manusia termasuk dalam dunia pendidikan.

Maka menjadi sangat penting bagi guru dan kepala satuan pendidikan untuk tidak sebatas jadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu memahami dan mengarahkan pemanfaatan teknologi secara bijak dan kreatif dalam proses pembelajaran dan pendidikan di sekolah.

Dengan demikian, Bimtek. tersebut punya tujuan sebagai ulasan Kabid. Pembinaan Ketenangan Dinas Pendidikan Kab. Sumenep, Ahmad Fairuzi, S. Pd., M.AP; agar guru memahami arah dan strategi implementasi kebijakan pembelajaran KODING dan Kecerdasan Artifisial,  guru trampil berfikir komputasional, guru trampil mengelola dan memanfaatkan data serta berkarya melalui KODING dan Kecerdasan Artifisial, kemudian guru mampu melakukan desain, strategi dan model pembelajaran KODING dan Kecerdasan Artifisial.

Untuk itu diharapkan oleh Achmad Fairuzi, kegiatan tersebut bisa terlaksana dengan baik sesuai tujuan sedang diharapkan sehingga berdampak positif terhadap peningkatan kompetensi guru di lingkungan Dinas Pendidikan Kab. Sumenep. (SIM)

 

 

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *