Video Oknum Polisi yang Kabur Sebelum Akad Nikah Menghebohkan Media Sosial
Beberapa waktu lalu, media sosial kembali dihebohkan dengan beredarnya video yang menampilkan seorang oknum polisi yang tiba-tiba menghilang menjelang acara akad nikahnya. Video tersebut memicu perhatian publik dan menjadi topik pembicaraan yang hangat.
Oknum polisi tersebut adalah Bripda Farhan, seorang anggota Brimob Polda Gorontalo. Ia sedang dalam proses pernikahan dengan calon istrinya, Sukmawati. Namun, tiba-tiba Bripda Farhan menghilang tanpa memberi penjelasan yang jelas. Kejadian ini membuat Sukmawati terkejut dan bahkan sampai pingsan.
Sukmawati, yang berusia 24 tahun, merasa sangat syok karena kepergian mendadak Bripda Farhan. Keluarga dari Sukmawati merasa dipermalukan dan melaporkan kejadian tersebut ke Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Gorontalo pada Senin (11/8/2025). Kasubbid Penmas Bid Humas Polda Gorontalo, Kompol Anggoro Wibowo, membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan tersebut. Ia menyatakan bahwa langkah-langkah akan segera dilakukan untuk menindaklanjuti laporan tersebut.
“Kami akan menindaklanjuti pengaduan tersebut,” ujar Anggoro. “Jika ada tindak pidana, maka akan diproses lebih lanjut.” Ia juga menambahkan bahwa pihaknya masih mencari keberadaan Bripda Farhan. Menurut informasi, saat keluarga Sukmawati membuat laporan, Bripda Farhan tidak ada di kantor.
Penyebab Kehilangan Bripda Farhan
Menanggapi kejadian ini, Komandan Satuan Brigade Mobil (Dansat Brimob) Polda Gorontalo, Kombes Pol Danu Waspodo, menjelaskan bahwa Bripda Farhan kabur ke Palu karena mengalami masalah mental. “Ini murni masalah mental anggota. Dia pergi ke Palu tanpa izin,” ujarnya.
Danu juga menegaskan bahwa proses pengurusan pernikahan Bripda Farhan dan Sukmawati berjalan lancar tanpa kendala. Keduanya telah menyelesaikan berkas-berkas pernikahan yang ditentukan. Sidang Badan Pembantu Penasehat Perkawinan, Perceraian, dan Rujuk (BP4R) juga berjalan baik tanpa hambatan. Selain itu, keluarga dari kedua belah pihak juga saling bertemu dan memastikan tidak ada masalah.
“Kedua calon mempelai dan keluarga masing-masing berkumpul. Mereka saling menanyakan apakah ada masalah, dan semuanya terpenuhi,” tambah Danu. Ia menekankan bahwa permasalahan yang dialami Bripda Farhan murni datang dari dirinya sendiri. Institusi sudah memberikan pendampingan nikah dengan baik.
Tindakan yang Akan Dilakukan
Terkait langkah ke depan, Brimob Polda Gorontalo akan menjemput Bripda Farhan. “Kami terus memonitor, dan tim sudah dibentuk untuk menjemputnya agar kembali mempertanggungjawabkan perbuatannya,” ujar Danu.
Profil Bripda Farhan
Berdasarkan informasi dari Tribunnews.com, Bripda Tri Farhan merupakan anggota Polda Gorontalo yang bertugas di satuan Brigade Mobil (Brimob). Berdasarkan data dari korbrimob.polri.go.id, Brimob adalah satuan elit Polri yang bertugas menanggulangi ancaman Kamtibmas yang berintensitas tinggi, seperti gerakan radikal bersenjata, aksi terorisme, dan pengamanan unjuk rasa yang anarkis.
Tri Farhan saat ini memiliki pangkat Brigadir Polisi Dua atau Bripda. Pangkat ini merupakan pangkat terendah dalam golongan Bintara Kepolisian Republik Indonesia. Tanda kepangkatan yang digunakan adalah satu buah segitiga berwarna perak di pundaknya.
Tinggalkan Balasan