![]()
NGAWI.FN.Semarak dan antusias masyarakat Desa Jururejo kecamatan Ngawi tumpah ruah mengikuti arak-arakan gunungan hasil bumi dalam rangka bersih desa dan nyadran yang di awali dari lapangan kantor desa menuju Sendang Dusun Jrubong Utara menempuh jarak 3 km ,Kegiatan ini merupakan ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Y.M.E atas hasil panen yang melimpah dan karunia alam ,Tradisi ini bisa menjadi upaya pelestarian kearifan lokal yang sarat makna,juga mempererat ikatan sosial dan spiritual masyarakat dilaksanakan pada Hari Jum,at Wage 15/8/2025.
Sampai di Sendang Jrubong Utara Desa Jururejo,gunungan tumpeng berukuran raksasa dengan isian aneka buah dan sayuran langsung menjadi rebutan masyarakat yang hadir,tah hanya orang dewasa,anak-anak juga tampak antusias berebut kemudian dilanjutkan doa Bersama dan kesenian ngambyong karena menjadi simbuol rasa syukur serta harapan atas kelimpahan hasil bumi.Tradisii ini masih dipertahankan turun temurun juga dimeriahkan kesenian reon Ponorogo
Kepala Desa jururejo andri mengatakan bersih desa dan nyadran masih dipertahankan turun temurun digelar satu tahun sekali guna nguri-uri budaya leluhur selain malestarikan tradisi leluhur juga sebagai sarana budaya untuk menyatukan semua komponen masyarakat selalu rukun dan guyub.
“Dengan adanya tradisi warisan leluhur yaitu bersih desa dan nyadran semoga masyarakat Desa Jururejo terus kompak saling menghormati dan menjaga kerukunan yang selama ini sudah berlangsung, karena warisa budaya leluhur nenek moyang memiliki nilai-nilai moral dan filosofil yang bagus guna menyatukan masyarakat sekaligus bentuk kebersamaan serta menumbuhkan semangat gotong royong antara manusia .alam dan Sang pencipta ,” katanya.(adf)
Tinggalkan Balasan