Bukan Hanya Dakwah, LDII Papua Fokus Kembangkan SDM Unggul dan Religius di Muswil VII

Muswil VII LDII Papua Berlangsung Kondusif dan Penuh Semangat

Musyawarah Wilayah (Muswil) VII Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Provinsi Papua telah berlangsung dengan sukses di Horison Hotel Kotaraja Jayapura pada Rabu, 24 September 2025. Acara ini menjadi momen penting dalam sejarah organisasi yang menandai akhir masa kepengurusan periode 2020-2025. Selain itu, Muswil juga menjadi ajang untuk menyusun strategi dan rencana kerja baru bagi LDII Papua.

Hadirnya Tokoh-Tokoh Penting dalam Pembukaan

Acara pembukaan Muswil VII dihadiri oleh beberapa tokoh penting, antara lain Ketua Umum LDII Pusat, KH. Kriswanto Santoso, serta Asisten II Setda Provinsi Papua, MB Setyo Wahyudi. Selain itu, hadir pula perwakilan dari Forkopimda Provinsi Papua, menunjukkan dukungan lintas sektor terhadap kegiatan LDII.

Ketua LDII Papua periode 2020-2025, Sugiono, menyampaikan rasa syukur atas kekompakan dan kerja sama yang terjalin selama masa kepemimpinannya. Menurut dia, Muswil VII adalah bukti nyata dari komitmen LDII dalam menjaga persatuan dan soliditas organisasi.

Dana Swadaya dan Semangat Kebersamaan

Muswil yang dihadiri oleh 8 perwakilan DPD LDII Provinsi Papua ini didanai secara swadaya oleh anggota LDII. Hal ini menunjukkan semangat kebersamaan dan independensi organisasi. Sugiono mengatakan bahwa pengelolaan dana secara mandiri mencerminkan tanggung jawab dan kesadaran anggota terhadap keberlanjutan organisasi.

Komitmen LDII untuk Mendukung Program Pemerintah

Sugiono juga menegaskan bahwa LDII akan terus mendukung program pemerintah baik di tingkat pusat maupun daerah. Salah satu prioritas utama LDII adalah penguatan program kebangsaan. Di era digitalisasi yang serba cepat, nilai-nilai etika dan kebangsaan sering kali terabaikan. Oleh karena itu, LDII memprioritaskan program kebangsaan untuk memperkuat nilai-nilai tersebut.

Fokus pada Pembentukan Karakter Religius

Selain fokus pada program kebangsaan, LDII juga memberikan perhatian besar pada pembentukan karakter religius, khususnya bagi generasi muda. Program ini bertujuan untuk menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang profesional dan berakhlak.

Menurut Sugiono, hal ini sejalan dengan visi Papua sebagai Provinsi Otonomi Khusus yang membutuhkan percepatan pembangunan karakter. Ia berharap Muswil VII dapat melahirkan kepengurusan baru dengan kualitas SDM yang lebih professional.

Sinergi dengan Berbagai Pihak

Sugiono menekankan pentingnya sinergi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah, tokoh agama, tokoh adat, dan masyarakat, untuk mempercepat pembangunan di Tanah Papua. Ia berharap Muswil ini bisa melahirkan kepemimpinan yang amanah dan visioner, serta terus memperkuat konsolidasi dan soliditas organisasi.

Dengan semangat kebersamaan dan komitmen yang kuat, LDII Papua siap menjadi bagian penting dalam membangun masyarakat yang harmonis dan berkualitas. Muswil VII tidak hanya menjadi momen evaluasi, tetapi juga menjadi awal dari langkah-langkah strategis menuju masa depan yang lebih baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *