Tim BKD Seluma Lakukan Pengecekan Aset di Jakarta dan Yogyakarta
Tim Inventarisasi Aset Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Seluma melakukan pengecekan terhadap aset milik Pemkab Seluma di dua lokasi, yaitu Jakarta dan Yogyakarta. Kegiatan ini dilakukan pada Sabtu (13/12/2025) dan dipimpin langsung oleh Plt Kepala BKD Seluma, Herman Suyadi. Ia turut didampingi oleh Bupati Seluma, Teddy Rahman, dalam proses pengecekan tersebut.
Herman Suyadi menjelaskan bahwa tujuan utama dari kegiatan ini adalah memastikan keamanan aset yang dimiliki Pemkab Seluma. Ia menekankan bahwa Bupati Teddy Rahman hadir secara langsung dalam pengecekan tersebut karena ingin memastikan bahwa aset-aset tersebut tidak terganggu dan dapat dikelola dengan baik untuk mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Seluma.
Adapun tiga aset yang diperiksa adalah dua aset di Jakarta Selatan dan satu aset di Yogyakarta. Semua aset tersebut telah dilakukan pengecekan menyeluruh agar dapat dipastikan keadaannya aman dan tidak ada pihak lain yang menguasai.
“Alhamdulillah, semua aset yang diperiksa dalam kondisi aman. Kami akan melakukan inventarisasi lebih lanjut, dan tahun depan akan dikelola secara maksimal,” ujar Herman Suyadi.
Setelah proses pengecekan selesai, tim BKD akan segera menggelar rapat bersama tim pendapatan daerah. Tujuannya adalah untuk membahas teknis pengelolaan ketiga aset tersebut agar dapat dimaksimalkan guna mendukung peningkatan PAD Kabupaten Seluma.
Menurut Herman, tiga aset yang akan dikelola secara optimal antara lain:
- Eks kantor penghubung di Duren Tiga, Jakarta
- Tanah di Ragunan, Jakarta
- Mess di Yogyakarta
Ia menegaskan bahwa setelah rapat tersebut, langkah-langkah pengelolaan akan segera diambil agar aset-aset tersebut dapat memberikan kontribusi yang signifikan terhadap PAD.
Bupati Teddy Rahman juga menyampaikan bahwa ketiga aset tersebut memiliki potensi besar dalam meningkatkan PAD Kabupaten Seluma. Sebelumnya, pengelolaan aset-aset ini belum optimal, hanya cukup untuk memenuhi kewajiban pembayaran pajak. Akibatnya, PAD yang diperoleh tidak jelas besaran maupun laporan keuangannya.
“Saya sudah cek langsung ketiga aset ini. Ke depan kita akan kelola dengan baik agar bisa mendongkrak PAD. Untuk teknis pengelolaannya, saya serahkan kepada BKD,” kata Teddy Rahman.
Kegiatan ini menunjukkan komitmen Pemkab Seluma dalam memastikan keamanan aset dan memaksimalkan potensinya untuk kemajuan daerah. Dengan adanya pengecekan dan pengelolaan yang lebih baik, diharapkan PAD Kabupaten Seluma dapat meningkat secara signifikan dalam beberapa tahun ke depan.
Tinggalkan Balasan