Sistem Pembayaran Tol Nontunai dan Perubahan Perilaku Konsumen
PT Jasa Marga (Persero) Tbk melalui anak usahanya, Jasamarga Tollroad Operator (JMTO), telah lama mengoperasikan sistem pembayaran tol nontunai dan nirsentuh yang dikenal dengan Single Lane Free Flow (SLFF). Sistem ini memungkinkan pengendara mobil membayar tol tanpa perlu menyetop kendaraan atau menap kartu. Cukup menggunakan aplikasi Flo (Let it Flo), pengemudi dapat melakukan transaksi secara otomatis.
Perkembangan teknologi dalam sistem pembayaran tol ini menjadi salah satu faktor yang memengaruhi perilaku masyarakat dalam menggunakan jalan tol. Dengan adanya sistem SLFF, proses pembayaran menjadi lebih cepat dan efisien, sehingga mengurangi kemacetan di area gardu tol. Selain itu, penggunaan aplikasi Flo juga memberikan kenyamanan bagi pengemudi, karena tidak perlu repot membawa kartu atau uang tunai.
Perubahan Perilaku Konsumen di Pasar Otomotif
Selain perkembangan teknologi dalam pembayaran tol, tren pasar mobil bekas juga semakin meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Hal ini menjadi cerminan dari perubahan perilaku konsumen di pasar otomotif nasional, terutama di tengah tekanan daya beli masyarakat.
Menurut survei yang dilakukan oleh Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LPEM FEB UI), keterbatasan ekonomi menjadi salah satu alasan utama konsumen menunda pembelian mobil baru. Banyak dari mereka beralih ke mobil bekas sebagai pilihan yang lebih rasional dan hemat biaya.
Dari 767 responden pemilik mobil bekas yang disurvei, sebanyak 42 persen memilih mobil bekas karena harga yang lebih terjangkau. Selain itu, pajak yang lebih ringan (23 persen) dan depresiasi yang lebih rendah (10 persen) juga menjadi faktor penting dalam keputusan pembelian mobil bekas.
Artikel Terpopuler di Kanal Otomotif
Berikut adalah lima artikel terpopuler di kanal otomotif pada Sabtu, 10 Januari 2026:
1. Tanpa Perlu Tap Kartu, Begini Cara Bayar Tol Otomatis dan Biayanya
Aplikasi Let it Flo merupakan bagian dari ekosistem pembayaran tol berbasis Radio Frequency Identification (RFID). Sistem ini menggunakan cip dan antena pada kendaraan untuk mengirim data identitas secara otomatis saat melintas di gardu tol. Pengguna tidak perlu lagi menyetop kendaraan atau menap kartu, sehingga proses pembayaran menjadi lebih cepat dan efisien.
2. Survei LPEM UI: Konsumen Indonesia Lebih Memilih Mobil Bekas
Survei yang dilakukan oleh LPEM FEB UI menunjukkan bahwa banyak konsumen memilih mobil bekas karena faktor harga, pajak, dan depresiasi yang lebih rendah. Data tersebut mencerminkan perubahan pola konsumsi masyarakat di tengah tekanan ekonomi yang semakin ketat.
3. Intip Garasi Eks Menag Yaqut, Tersangka Korupsi Kuota Haji
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sebagai tersangka kasus dugaan korupsi penentuan kuota haji 2023–2024. Laporan harta kekayaan Yaqut kembali menjadi sorotan setelah adanya perkembangan kasus tersebut.
4. Suzuki Jimny 5 Pintu Diskon hingga Rp 100 Juta
Suzuki memberikan potongan harga besar untuk model Jimny 5 pintu atau 5 Doors. Diskon yang ditawarkan bahkan mencapai Rp 100 juta. Namun, potongan harga hanya berlaku untuk unit dengan Nomor Identifikasi Kendaraan (NIK) tahun 2024.
5. Sinyal Honda Mau Luncurkan Brio Model Baru
Honda Brio kembali memunculkan sinyal bakal mendapat pembaruan. Indikasinya muncul setelah city car andalan Honda tersebut sudah cukup lama tidak mengalami penyegaran besar di pasar Indonesia. Honda Brio generasi kedua resmi meluncur di Tanah Air pada 2018 dan terakhir kali mendapatkan penyegaran pada 2023.
Tinggalkan Balasan