Dapur MBG Uji Kualitas Air Tanah Sebelum Layani 4 Ribu Murid

Pemeriksaan Kualitas Air dan Persiapan Dapur Makanan Bergizi Gratis di Bandara Soekarno Hatta

Dalam rangka memastikan ketersediaan makanan bergizi gratis (MBG) yang aman dan sehat, Sentra Pangan Polri Gratis (SPPG) Rawa Burung 1 Polres Bandara Soekarno Hatta bersama Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) telah melakukan uji laboratorium terhadap air tanah. Uji ini dilakukan untuk memastikan bahwa air yang digunakan sebagai bahan baku dalam pengolahan makanan MBG memiliki kualitas yang baik serta tidak berpotensi menyebabkan keracunan.

Kepala Seksi Kedokteran Kesehatan Klinik Polres Bandara Soekarno Hatta, Dedy Kurniawan, menjelaskan bahwa pemeriksaan mencakup parameter kelayakan air tanah dan kandungan mikrobiologi. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa air tersebut bersih, sehat, dan aman dikonsumsi. Menurutnya, air tanah setempat akan menjadi sumber utama dalam pengolahan makanan dan minuman MBG, termasuk dalam proses pencucian peralatan makannya.

Pada hari Rabu, 15 Oktober 2025, hasil uji laboratorium masih dalam proses penyelesaian. Selain itu, tim dari Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang juga akan meninjau kondisi lingkungan dapur, termasuk sistem pembuangan limbah cair dan padat, agar dapat memastikan kebersihan dan keamanan area pengolahan. Seluruh 48 petugas yang akan bertugas di SPPG Rawa Burung I juga telah menjalani pemeriksaan kesehatan.

Proses pemeriksaan kesehatan meliputi beberapa aspek seperti tekanan darah, buta warna, deteksi penyakit tertentu, pemeriksaan darah, hingga tes urine. Selain itu, para petugas juga mendapatkan penyuluhan kesehatan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang. Materi yang diberikan mencakup tata cara penanganan makanan, pencucian wadah atau ompreng, memasak yang sehat dan higienis, serta pengemasan makanan secara aman.

Selain penyuluhan, dilakukan pula pra-test tentang kesehatan makanan untuk memastikan seluruh petugas memahami prosedur yang benar. Hal ini menjadi bagian dari persiapan menghadapi operasional SPPG Rawa Burung 1.

Kapolres Bandara Soekarno Hatta, Komisaris Besar Ronald Sipayung, menegaskan bahwa pencegahan kasus keracunan MBG dilakukan dari hulu. Proses pengolahan makanan dari awal hingga distribusi akan diawasi secara ketat dan sesuai dengan prosedur operasional standar yang ditetapkan Badan Gizi Nasional (BGN). Sebelum makanan bergizi gratis didistribusikan, seluruh menu akan diuji menggunakan alat khusus food security untuk memastikan kelayakan makanan.

SPPG Rawa Burung 1 akan mulai beroperasi pada Jumat, 17 Oktober 2025. Dapur MBG ini akan melayani siswa di sekolah-sekolah sekitar Bandara Soekarno Hatta. Dapur ini dikelola oleh Yayasan Alfadilah yang berlokasi di Desa Rawa Burung, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang, sekitar satu kilometer dari Bandara Soekarno Hatta.

Pada hari Rabu, 15 Oktober 2025, suasana di SPPG Rawa Burung 1 Polres Bandara Soekarno Hatta masih dalam proses pembangunan. Puluhan pekerja dikerahkan untuk merampungkan bangunan dua lantai yang terletak di atas lahan seluas 400 meter persegi.

Ketua Yayasan Alfadilah, Damhuri, menjelaskan bahwa bangunan SPPG Rawa Burung 1 mengikuti aturan dari BGN. Ruang-ruang yang tersedia antara lain ruang pembersihan, ruang dapur, ruang cuci hewani-nabati, penyimpanan alat, gudang basah, gudang kering, persiapan bumbu, ruang cuci ompreng, serta instalasi pembuangan limbah.

Dalam operasionalnya nanti, dapur MBG ini akan melayani 9 sekolah dengan jarak maksimal 6 kilometer dari titik dapur. Total siswa penerima manfaat setiap harinya mencapai 3.982 anak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *