Diduga Menyalahgunakan Lebel Legalitas Kades Pada Surat Pengajuan Perekrutan Tenaga Kerja, Oknum Management Tokma Terancam Pidana

Foto : Abdul Hakim Kepala Desa Ciwangi, Kecamatan Bungursari, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.

Forumnusantaranews.com- Abdul Hakim, Kepala Desa (Kades) Ciwangi Kecamatan Bungursari Kabupaten Purwakarta, dibuat resah oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Keresahan itu terjadi setelah ia mengetahui adanya pencatutan nama dan tanda tangan dirinya dalam daftar nama-nama pengajuan perekrutan tenaga kerja yang akan berkerja (magang) di toserba tokma.

“Itukan ada 12 nama, sepengetahuan kita (Pemdes Ciwangi) hanya 6 nama warga kita dan itu pun bentuk nya pengajuan calon pekerja magang tanpa dipungut biaya, tapi kalau yang 6 lagi saya tidak tau dan itu juga bukan warga kita. Terus terang saya merasa keberatan dan dirugikan, kenapa, dikhawatirkan warga punya pemikiran yang lain kepada kita,”ujar Abdul Hakim saat ditemui diruang kerjanya, Senin (2/6/2025).

Selain Kades, terdapat juga nama dan tanda tangan karang taruna dan ketua RW 01 dalam daftar nama pengajuan perekrutan tenaga kerja di toserba tokma yang beralamat di jalan raya Ciwangi tersebut.

“Saya juga dapat keluhan dari beberapa warga dan berpikir buruk kepada saya. Tapi, nanti kita klarifikasi terlebih dahulu ke yang bersangkutan terutama ke pihak management tokma, apabila sengaja dilakukan, kita minta oknum tersebut untuk melakukan pernyataan secara resmi serta permohonan maaf,”ungkapnya.

Dirinya juga mengaku sudah melakukan konsultasi kepada aparat penegak hukum terkait kejadian tersebut.

Foto : Dokumen Pengajuan Perekrutan Tenaga Kerja

“Saya sudah konsultasi ke Kapolsek Bungursari, mudah-mudahan ada etika baik untuk melakukan konfirmasi ke Kita dari pihak management tokma. Untuk masalah jalur hukum kita lihat 2×24 jam ini seperti apa,”tegas Abdul Hakim.

Terpisah, Domi, salah satu warga desa Ciwangi juga sempat menanyakan tentang pengajuan perekrutan tenaga kerja yang diajukan pemerintah desa (Pemdes) ke pihak tokma.

“Saya juga sempat punya pemikiran desa bermain dengan pihak tokma. tapi, setelah mendapat klarifikasi dari kades, kades ngomong gak tau 6 orang yang lainnya,”ujarnya.

Domi berharap pihak tokma segera melakukan klarifikasi atas isu yang berkembang di masyarakat khususnya dikalangan warga Desa Ciwangi.

“Pihak tokma harus klarifikasi dengan pihak pemdes agar tidak menimbulkan kecurigaan yang mendalam terhadap pihak pemdes,”tutupnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi resmi dari pihak toserba tokma.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *