Dokter Gigi Menghibur dan Mengedukasi Anak Pengungsi di Bener Meriah

Ruang Kreativitas di Tengah Pengungsian

Di bawah kepemimpinan drg Indah Kaswara, sudut pengungsian yang awalnya sepi kini berubah menjadi ruang kreativitas yang penuh semangat. Para dokter gigi ini tidak hanya membawa alat medis biasa, tetapi juga keceriaan dan misi khusus untuk memberikan pemulihan trauma melalui bermain dan belajar.

Kehadiran tim Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Cabang Bener Meriah membuat suasana posko pengungsian Desa Tunyang, Kecamatan Timang Gajah, mendadak meriah. Anak-anak penyintas bencana ekologis di Kabupaten Bener Meriah tampak ceria dan penuh antusiasme. Mereka duduk lesehan bersama para dokter gigi sambil memegang krayon dan kertas gambar, sibuk mewarnai dan saling memamerkan hasil karya mereka.

“Hari ini kami ingin adik-adik di sini merasa senang. Kami tidak hanya mengajarkan cara menyikat gigi supaya senyum mereka makin cemerlang, tapi juga mengajak mereka mengekspresikan diri lewat warna,” ujar drg Indah dengan penuh semangat.

Edukasi yang Menyenangkan

Metode bermain ini terbukti efektif dalam mengurangi rasa jenuh anak-anak selama berada di pengungsian. Mereka tidak hanya fokus pada aktivitas mewarnai, tetapi juga sesekali tertawa dan bermain bersama para dokter gigi. Rasa murung yang biasanya terlihat kini berganti dengan semangat baru.

Selain itu, PDGI Bener Meriah juga memberikan paket kasih sayang kepada anak-anak. Paket tersebut berisi berbagai perlengkapan penting seperti sikat gigi, nasi kotak, susu, cemilan bergizi, serta kertas krayon dan alat mewarnai. Ada juga buku Juz Amma untuk mendukung proses mengaji di posko.

Edukasi tentang cara menyikat gigi disampaikan dengan cara yang menyenangkan. Para dokter gigi menunjukkan bahwa menjaga kebersihan diri bisa dilakukan dengan cara yang seru. Hal ini juga menjadi simbol bahwa semangat hidup harus tetap dijaga meski dalam kondisi sulit.

Semangat Baru untuk Masa Depan

“Kami ingin adik-adik tahu bahwa banyak orang yang sayang pada mereka. Kami berharap dukungan ini membuat mereka tetap kuat, ceria dan siap menyongsong hari esok dengan senyuman paling manis,” tutup drg Indah dengan penuh optimisme.

Anak-anak yang sebelumnya tampak lesu kini mulai menunjukkan ekspresi bahagia dan antusias. Mereka tidak hanya belajar cara merawat gigi, tetapi juga belajar bagaimana mengekspresikan diri dan menjaga semangat hidup. Dengan pendekatan yang ramah dan kreatif, PDGI Bener Meriah berhasil menciptakan ruang yang tidak hanya memberikan edukasi, tetapi juga memberikan kehangatan dan kebahagiaan bagi anak-anak penyintas bencana.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *