Perayaan HUT ke-53 DPD PDI Perjuangan DIY: Kegiatan yang Berlandaskan Ideologi dan Keberlanjutan
DPD PDI Perjuangan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-53 pada 10 Januari 2026. Tema yang diusung adalah “Satyam Eva Jayate; Di Sanalah Aku Berdiri, Untuk Selama-lamanya”. Tema ini mencerminkan komitmen politik yang berpijak pada kesadaran ideologis dan sejarah bangsa.
Ketua DPD PDI Perjuangan DIY, Nuryadi menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan HUT ke-53 akan digelar hingga Bulan Mei 2026 nanti. Momentum ini menjadi kesempatan untuk menyelenggarakan ruang edukasi sejarah serta aksi-aksi nyata politik kerakyatan yang berlandaskan pada ideologi partai.
“Kami ingin menghadirkan ruang edukasi tentang warisan pemikiran Bung Karno seperti Marhaenisme dan Nasionalisme dalam wujud praktik. Dikemas secara kekinian dan menyenangkan,” ujar Nuryadi.
Perayaan HUT ke-53 dimulai dengan Upacara Bendera pada hari Sabtu, 10 Januari 2026, bertempat di Kantor DPD PDI Perjuangan DIY, Jalan Tentara Rakyat Mataram, Jetis Kota Yogyakarta. Sebanyak 100 orang turut serta dalam prosesi upacara tersebut. Setelahnya, dilanjutkan dengan Tumpengan bersama warga sekaligus mengikuti Perayaan HUT ke-53 PDI Perjuangan yang digelar oleh Dewan Pimpinan Pusat secara daring.
Selain itu, terdapat agenda lanjutan seperti pembagian Paket Sembako kepada warga kurang mampu. Selain itu, juga digelar Fun Run bertajuk Soekarno Run 2026, yang terbuka untuk umum. Kegiatan ini diharapkan dapat mempererat hubungan antara partai dengan masyarakat.
Masih dalam rangkaian kegiatan utama HUT ke-53 DPD PDI Perjuangan DIY, akan digelar Bersih-Bersih Sungai di Yogyakarta dari hulu hingga hilir. Kegiatan ini melibatkan tiga Kabupaten/Kota, yaitu Sleman, Kota Yogyakarta, dan Bantul.
Sekretaris DPD PDI Perjuangan DIY, Yan Kurnia Kustanto, menyatakan bahwa aksi Bersih-Bersih Sungai merupakan implementasi ideologi Pancasila dan ajaran Trisakti Bung Karno. Kegiatan ini memiliki tajuk “Merawat Pertiwi”, yang merupakan komitmen Ibu Megawati.
“Sesuai pesan Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, merawat bumi adalah manifestasi filosofi Tat Twam AsiāAku adalah Engkau, Engkau adalah Aku. Merawat sungai adalah wujud gotong royong dan penghormatan terhadap Ibu Pertiwi,” jelas Yan Kurnia.
Seluruh rangkaian kegiatan ini secara teknis akan dikoordinasi oleh jajaran fungsionaris DPD PDI Perjuangan DIY, antara lain Aryunadi, Susanto Budi Raharjo, dan Yustina Yuyut.
DPD PDI Perjuangan DIY berharap dapat terus memperkuat ikatan emosional dengan rakyat sekaligus berkontribusi nyata bagi masyarakat dan kelestarian alam Yogyakarta. Melalui berbagai kegiatan yang diselenggarakan, partai ini menunjukkan komitmennya untuk terus bergerak dalam membawa manfaat bagi masyarakat dan lingkungan sekitar.
Tinggalkan Balasan