Makassar, forumnusantaranews.com
Suasana kantor Dewan Pimpinan Daerah Kongres Advokat Indonesia (DPD KAI) Jl. Akasia Blok D 9, Kelurahan Paropo, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar hari ini terasa lebih hidup dari biasanya. Dua figur yang digadang-gadangkan sebagai kandidat kuat Ketua DPD KAI Yakni, Muhammad Achyar Hamid, S.Ag.,S.H.,M.H. dan Dr. Husniar Darsis, S.H.,M.H., resmi mengembalikan formulir pendaftaran beserta seluruh berkas persyaratan pencalonan, Rabu 26 November 2025.
Muhammad Achyar Hamid, S.H.,M.H.
Kandidat Ketua DPD KAI SulSel menyerahkan formulir dan berkas
Kedua calon tersebut menyerahkan dokumen secara langsung di hadapan Ketua Panitia Pemilihan, menunjukkan sikap serius dan komitmen mereka untuk mengikuti kontestasi organisasi secara tertib dan transparan. Proses penyerahan berlangsung tertib, disaksikan sejumlah anggota, pengurus, serta beberapa advokat yang antusias menyimak dinamika menuju pemilihan ketua.
Dr. Husniar Darsis, S.H.,M.H. Kandidat Ketua DPD KAI SulSel. menyerahkan formulir dan berkas.
Ketua Panitia Pemilihan Intan Nurcahya, S.H., menyatakan bahwa pengembalian formulir oleh dua kandidat ini menandai tahap awal kompetisi yang sehat. “Kami mengapresiasi kedisiplinan para bakal calon. Semua berkas yang masuk akan diverifikasi sesuai ketentuan organisasi. Semoga proses ini menjadi contoh kedewasaan berdemokrasi di lingkungan advokat,” ujarnya.
Kedua calon ketua menyampaikan optimisme masing-masing. Mereka sepakat bahwa persaingan dalam tubuh KAI harus berlangsung elegan, mengedepankan gagasan, serta menguatkan soliditas organisasi. Masing-masing juga mengetuk harapan agar pemilihan nanti menjadi momentum memperkuat profesionalitas dan marwah advokat.
Dengan telah dikembalikannya formulir pendaftaran oleh dua kandidat ini, Panitia Pemilihan akan melanjutkan tahapan verifikasi administrasi sebelum menetapkan daftar calon tetap.
Pemilihan Ketua DPD KAI SulSel tahun ini diprediksi akan menjadi salah satu yang paling menarik, mengingat kedua kandidat memiliki basis dukungan dan rekam jejak yang kuat. Publik advokat kini tinggal menunggu siapa yang akan memimpin DPD KAI ke depan—apakah tetap dengan gaya lama yang diperbarui, atau hadir dengan sentuhan baru yang lebih progresif.
Tinggalkan Balasan