Festival HUT ke-77 Batang Hari Jambi Tingkatkan Omzet UMKM Lokal

Peningkatan Penjualan UMKM Selama Perayaan HUT ke-77 Batang Hari

Perayaan HUT ke-77 Kabupaten Batang Hari, Provinsi Jambi, telah memberikan dampak positif yang signifikan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Dalam rangkaian acara tersebut, tercatat peningkatan omzet yang mencapai dua kali lipat dibandingkan hari biasa. Hal ini menunjukkan bahwa festival yang digelar menjadi salah satu motor penggerak ekonomi masyarakat setempat.

Pengalaman Pelaku UMKM Saat Festival Berlangsung

Salah satu pelaku UMKM yang mengalami peningkatan penjualan adalah Aryus, pemilik Kedai Kopi AR Kopi di kawasan Rengas Condong, Muara Bulian. Ia mengungkapkan bahwa selama perayaan HUT Batang Hari berlangsung, penjualan usahanya meningkat secara signifikan.

Menurutnya, lonjakan penjualan disebabkan oleh tingginya jumlah pengunjung yang hadir selama festival. “Selama perayaan HUT Batang Hari, penjualan saya meningkat dan itu sangat terasa,” ujarnya.

Pada hari biasa, dirinya hanya menjual sekitar 50 hingga 60 cup kopi per hari. Namun, saat festival berlangsung, penjualan meningkat hingga 100 sampai 150 cup dalam satu malam. Omzet harian biasanya berkisar antara Rp500.000 hingga Rp600.000. Namun, selama festival, omzet bisa mencapai Rp1.000.000 hingga Rp1.500.000 per malam.

Aryus juga menyampaikan bahwa setelah rangkaian kegiatan HUT Batang Hari ditutup, penjualan kembali normal seperti sebelumnya. Meski demikian, ia mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan tersebut karena memberikan dampak nyata bagi pelaku UMKM. “Saya berharap Pemerintah Kabupaten Batang Hari dapat lebih sering menggelar kegiatan serupa di masa mendatang karena memberikan dampak positif bagi pelaku UMKM,” jelasnya.

Tanggapan Warga Setempat

Tidak hanya dari para pelaku UMKM, warga setempat juga menyambut baik gelaran festival tersebut. Septa Randika (38) menilai Festival Batang Hari Expo berhasil menggerakkan sektor UMKM. Menurutnya, banyaknya stan yang diisi oleh pelaku usaha lokal serta tingginya minat masyarakat untuk berbelanja menjadi bukti keberhasilan acara tersebut.

“Meski sekarang acaranya sudah selesai, dampaknya bisa dilihat dari antusiasme masyarakat selama festival berlangsung,” katanya. Ia juga menjelaskan bahwa meskipun terdapat beberapa tenant dari luar daerah, jumlah pelaku UMKM lokal, khususnya pemain baru, tetap mendominasi.

“Kegiatan seperti ini tentunya memberikan dampak positif bagi pelaku UMKM ataupun masyarakat. Selain itu, tanpa momentum seperti HUT daerah, kesenian lokal tidak memiliki banyak ruang untuk tampil dan dikenal masyarakat,” ujarnya.

Kesimpulan

Festival HUT ke-77 Kabupaten Batang Hari tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga menjadi sarana penting bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk mereka kepada masyarakat luas. Dengan adanya peningkatan penjualan yang signifikan, acara tersebut membuktikan bahwa even seperti ini memiliki potensi besar dalam mendorong perekonomian lokal.

Dari sisi masyarakat, festival ini juga memberikan kesempatan bagi para seniman dan pelaku UMKM untuk menampilkan karya mereka. Dengan dukungan dari pemerintah dan masyarakat, diharapkan kegiatan serupa dapat terus digelar agar bisa memberikan dampak positif yang lebih luas lagi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *