Musprov KKI Bali: Evaluasi Kinerja dan Pemilihan Pengurus Baru
Musyawarah Provinsi (Musprov) KKI Bali, yang diadakan pada hari Sabtu (7/2) di Denpasar, menjadi momen penting dalam kehidupan organisasi Karatedo Indonesia. Acara ini dihadiri oleh utusan dari sembilan Pengurus Kabupaten/Kota se-Bali serta tiga Dojo Unit Khusus. Mereka hadir sebagai pemegang hak suara dalam proses evaluasi dan pemilihan pengurus baru untuk periode 2026-2030.
Evaluasi Kinerja Pengurus Lama
Ketua Umum KKI Bali periode 2021-2025, Made Dana, menyampaikan pertanggungjawaban kinerjanya selama empat tahun memimpin organisasi. Ia menekankan bahwa selama kepemimpinannya, tidak ada rasa duka, melainkan rasa suka karena pengurus dan keluarga besar KKI sangat kompak dan saling mendukung.
Pertanggungjawaban ini diterima dengan baik oleh seluruh peserta Musprov. Proses ini menjadi langkah awal dalam mempersiapkan peralihan kepemimpinan yang akan berlangsung pada periode berikutnya.
Pemilihan Pengurus Baru
Setelah presentasi pertanggungjawaban, acara dilanjutkan dengan pemilihan Ketua Umum, Ketua Majelis Sabuk Hitam, dan Ketua Dewan Guru KKI Bali periode 2026-2030. Dalam pemilihan tersebut, Wayan Gendo Suardana terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum. Gendo, yang juga seorang advokat, memiliki visi dan misi yang jelas dan terstruktur.
Gendo menjelaskan bahwa salah satu prioritas utamanya adalah memodernisasi tata kelola organisasi. Menurutnya, perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan harus menjadi dasar dalam pengelolaan organisasi. Ia menilai bahwa saat ini, dunia semakin maju, dan sistem yang berbasis IT serta keilmuan sangat dibutuhkan.
Visi dan Program yang Jelas
Selain mempertahankan prestasi yang telah diraih, Gendo berencana untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi dalam operasional organisasi. Ia yakin bahwa SDM yang tersedia di KKI Bali cukup banyak dan berkualitas, sehingga dapat mendukung rencana-rencana besar yang ia ajukan.
“Saya optimistis gagasan ini dapat tercapai karena SDM di KKI Bali sangat banyak dan melimpah,” ujar Gendo. Ia juga menegaskan bahwa soal prestasi, sistem sudah mapan, dan tugasnya hanya memastikan bahwa pengurus mampu memberikan dukungan yang optimal.
Gendo meminta dukungan penuh dari semua pihak, terutama pengurus, agar gagasan-gagasan yang ia usung dapat berjalan lancar. Selain itu, ia juga mengajak para senior untuk tetap mendampinginya selama empat tahun ke depan.
Pemilihan Pejabat Lainnya
Selain Ketua Umum, Musprov KKI Bali juga memilih Ardi Ganggas sebagai Ketua Majelis Sabuk Hitam dan Gede Ariana sebagai Ketua Dewan Guru secara aklamasi. Proses pemilihan ini menunjukkan kesepahaman dan kekompakan antar anggota organisasi.
Dengan adanya perubahan kepemimpinan ini, KKI Bali berharap dapat terus berkembang dan menciptakan lingkungan yang lebih dinamis serta profesional. Keberlanjutan program dan pengembangan sumber daya manusia akan menjadi fokus utama dalam menjalani periode 2026-2030.
Tinggalkan Balasan