Gubernur Herman Deru Dorong Prabumulih Tetap Produktif dengan Efisiensi

Gubernur Sumsel Ajak Kepala Daerah Kolaborasi dan Inovasi di Tengah Efisiensi Anggaran

Gubernur Sumatera Selatan, Dr. H. Herman Deru, mengajak seluruh kepala daerah (Pemda) untuk menjaga semangat kolaboratif dan tetap produktif dalam menjalankan tugasnya, meskipun ada kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan. Pernyataan ini disampaikan saat hadir dalam Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kota Prabumulih dalam rangka perayaan HUT ke-24 kota tersebut, pada Jumat (17/10).

Herman Deru menekankan bahwa efisiensi tidak boleh menjadi penghalang bagi pembangunan, melainkan sebagai pemicu untuk berpikir secara inovatif. Menurutnya, setiap kepala daerah harus berani merevisi prioritas dan memperkuat kerja sama lintas sektor.

“Kami harus tetap optimistis. Jangan biarkan efisiensi membuat kami berhenti bekerja. Boleh hemat dalam birokrasi, tapi jangan sampai pembangunan untuk rakyat ikut terhenti,” ujar Herman Deru.

Dia menambahkan, kondisi ini menjadi kesempatan bagi daerah untuk membuktikan kemampuan dalam mengatur strategi fiskal dan perencanaan pembangunan. Dengan manajemen yang tepat, daerah tetap bisa berkembang meski menghadapi keterbatasan anggaran.

“Pemerintah pusat ingin melihat sejauh mana kemampuan kita dalam mengelola anggaran. Ini bukan ujian, tapi peluang untuk menunjukkan efektivitas dan kreativitas daerah,” katanya menegaskan.

Bantuan Keuangan untuk Pembangunan Gedung Dekranasda dan Jalan Strategis

Pada kesempatan itu, Pemerintah Provinsi Sumsel memberikan Bantuan Keuangan Bersifat Khusus (Bangubsus) kepada Pemerintah Kota Prabumulih senilai lebih dari Rp 38 miliar. Dana ini akan digunakan untuk membangun Gedung Dekranasda dan memperbaiki sejumlah ruas jalan strategis.

Wali Kota Prabumulih, H. Arlan, mengapresiasi perhatian Gubernur Sumsel. Menurutnya, bantuan tersebut menunjukkan komitmen kuat provinsi dalam mendukung pembangunan daerah, terutama di tengah situasi efisiensi nasional.

“Kami merasa terbantu dengan adanya Bangubsus ini. Sinergi seperti ini yang kami butuhkan untuk terus melangkah,” tutur Arlan.

Pentingnya Inovasi Promosi Daerah dengan Pendekatan Biaya Rendah

Selain berbicara soal efisiensi, Gubernur Herman Deru juga menyampaikan pentingnya inovasi promosi daerah dengan pendekatan biaya rendah namun dampak besar. Dia mendorong pemerintah daerah untuk menggandeng media agar dapat memperkuat branding potensi lokal.

Herman Deru menegaskan, kebijakan efisiensi harus dijalankan dengan kehati-hatian dan perhitungan matang agar tidak memengaruhi sektor pelayanan publik yang langsung menyentuh kehidupan warga.

Apresiasi terhadap Capaian IPM Prabumulih

Sebagai penutup, Gubernur memberikan apresiasi terhadap capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Prabumulih yang terus meningkat. “IPM tinggi menunjukkan bahwa masyarakat makin sejahtera. Ini hasil kerja keras semua pihak,” pungkasnya.

Beberapa hal yang menjadi fokus utama dalam pidato Gubernur adalah:

  • Kolaborasi antar daerah untuk memastikan pembangunan tetap berjalan meskipun anggaran dibatasi.
  • Inovasi dalam pengelolaan anggaran, termasuk memperkuat hubungan dengan media untuk mempromosikan potensi daerah.
  • Keberlanjutan pembangunan, dengan tetap menjaga kualitas layanan publik.
  • Sinergi antara provinsi dan kabupaten/kota, seperti dalam bentuk bantuan keuangan untuk proyek infrastruktur.

Dengan pendekatan yang lebih terarah dan kolaboratif, diharapkan daerah dapat tetap berkembang meski dalam situasi ekonomi yang tidak menentu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *