Hama Penggerek Batang Rusak Panen Padi 30%, Syngenta Tawarkan Solusi Perlindungan

Solusi Inovatif untuk Mengatasi Hama Penggerek Batang Padi Kuning

Penggerek batang padi kuning menjadi ancaman serius yang dapat menghancurkan hasil panen padi petani Indonesia. Serangan hama ini bisa menyebabkan kerugian hingga 30% jika tidak diatasi secara efektif pada waktu yang tepat. Bahkan, dalam fase generatif, serangan bisa membuat petani kehilangan hasil panen hingga 95%. Selain menurunkan produktivitas, hama ini juga berpotensi menimbulkan kerugian finansial yang besar, mencapai jutaan rupiah per hektar.

Untuk menghadapi tantangan ini, Syngenta Indonesia meluncurkan inovasi terbaru bernama Incipio® 200 SC pada tahun 2024. Produk ini dirancang sebagai solusi efektif untuk mengatasi penggerek batang padi kuning. Teknologi PLINAZOLIN® yang digunakan dalam produk ini khusus dikembangkan untuk melindungi tanaman padi dari serangan hama, sehingga memungkinkan petani meningkatkan hasil panen mereka.

Proses Pengembangan dan Keunggulan Produk

Incipio® 200 SC adalah hasil dari riset intensif yang melibatkan lebih dari 10.000 uji lapangan dan 100 uji laboratorium. Setelah melalui berbagai tahapan pengujian, akhirnya ditemukan formula terbaik yang mampu memberikan perlindungan optimal terhadap hama penggerek batang padi.

Produk ini memiliki tiga keunggulan utama:

  1. Kendali Superior: Mampu mengendalikan penggerek batang padi dengan efisiensi tinggi.
  2. Lama Perlindungan Lebih Lama: Memberikan perlindungan hingga 14–21 hari.
  3. Anakan Sehat: Membantu menghasilkan anakan yang lebih sehat dan kuat.

Keunggulan ini langsung berkontribusi pada peningkatan produktivitas dan hasil panen yang optimal bagi para petani.

Cara Kerja Teknologi PLINAZOLIN®

Teknologi PLINAZOLIN® bekerja dengan cara mengganggu sistem saraf serangga. Bahan aktif dalam produk ini bertindak sebagai modulator alosterik pada saluran GABA-gated klorida. Akibatnya, hama pada stadium larva akan mengalami kelumpuhan, tidak bisa makan, dan akhirnya mati.

Selain itu, formulasi Incipio® 200 SC juga sangat unggul. Setelah larutan menguap dari permukaan daun, akan membentuk kristal yang melekat kuat pada daun. Kristal ini tidak mudah hilang meskipun terkena hujan atau paparan sinar matahari, sehingga tetap efektif dalam jangka waktu yang lama.

Hasil yang Diperoleh Petani

Berdasarkan berbagai pengujian yang dilakukan, petani yang menggunakan Incipio® 200 SC berhasil mendapatkan hasil yang lebih baik dibandingkan produk sejenis lainnya. Rata-rata, setiap rumpun padi menghasilkan 5–8 anakan tambahan.

Jika tidak menggunakan teknologi ini, petani berisiko kehilangan hingga 1,7 ton hasil panen per hektar. Jika dikonversi ke nilai rupiah, kerugian ini setara dengan sekitar Rp7,6 juta per hektar.

Komitmen Syngenta Indonesia

Suhendro, Marketing Head PT Syngenta Indonesia, menjelaskan bahwa Incipio® 200 SC telah memimpin pasar insektisida tanaman padi di Indonesia dalam waktu kurang dari setahun. Kesuksesan ini merupakan hasil kerja keras tim Syngenta, distributor, dan retailer mitra Syngenta serta kepercayaan para petani.

Kepercayaan ini menjadi motivasi Syngenta untuk terus berinovasi demi kemajuan pertanian Indonesia. Perusahaan berkomitmen untuk terus meningkatkan kreativitas dan inovasi guna menghadirkan teknologi perlindungan tanaman yang lebih baik.

Visi Petani MAJU

Incipio® 200 SC merupakan implementasi dari visi Petani MAJU (Maximise profitability, Accelerate innovation, Joint effort in sustainability, United one team) Syngenta Indonesia. Visi ini fokus pada peningkatan produktivitas dan profitabilitas petani, pengembangan inovasi, kolaborasi untuk pertanian berkelanjutan, serta penguatan tim internal.

Penghargaan Top Innovation Choice Award 2024

Inovasi Incipio® 200 SC juga mendapat apresiasi dari masyarakat industri. Syngenta Indonesia menerima penghargaan Top Innovation Choice Award 2024 dari INFOBRAND.ID bersama TRAS N CO Indonesia. Penghargaan ini diberikan berdasarkan tiga parameter utama: Innovation Idea Aspect (25%), Innovation Advantage Aspect (50%), dan Innovation Differentiation Aspect (25%).

Incipio® 200 SC dengan teknologi PLINAZOLIN® terbukti menjadi pilihan konsumen karena kemampuannya mengendalikan hama penggerek batang padi baik di fase vegetatif maupun generatif. Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa inovasi dapat memberikan dampak langsung bagi petani.

Penghargaan ini semakin memotivasi Syngenta Indonesia untuk terus berinovasi dan menghadirkan teknologi perlindungan tanaman yang lebih baik, memberikan manfaat nyata bagi petani, serta mendukung ketahanan pangan nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *