Hybrid Rocky vs Tiggo Cross, Pilih yang Terbaik?

Perbandingan Teknologi Hybrid pada Daihatsu Rocky dan Chery Tiggo Cross

Dalam beberapa waktu terakhir, pasar mobil hybrid semakin menarik perhatian masyarakat karena efisiensi bahan bakar yang tinggi serta pengurangan emisi gas buang. Dua model yang saat ini menjadi sorotan adalah Daihatsu Rocky Hybrid dan Chery Tiggo Cross CSH Hybrid. Meskipun keduanya memiliki teknologi hybrid, terdapat perbedaan signifikan dalam cara kerjanya.

Teknologi Hybrid pada Daihatsu Rocky e-Smart Hybrid

Daihatsu Rocky menggunakan sistem hybrid series yang disebut e-Smart Hybrid. Pada dasarnya, mobil ini digerakkan sepenuhnya oleh motor listrik. Mesin bensin 1.200 cc hanya berfungsi sebagai generator untuk mengisi daya baterai lithium dengan kapasitas 0,74 kWh. Ketika mobil sedang berakselerasi, mesin bensin hanya membantu tenaga dari motor listrik. Hal ini memberikan sensasi seperti mengendarai mobil listrik, meskipun tidak sepenuhnya senyap.

Dengan torsi hingga 170 Nm, Rocky e-Smart Hybrid memiliki respons yang baik di putaran bawah. Kombinasi antara mesin bensin dan motor listrik membuat mobil ini cocok untuk penggunaan sehari-hari, terutama di dalam kota. Selain itu, Daihatsu menyematkan fitur Smart Pedal atau S-PDL yang memungkinkan pengemudi mengoperasikan mobil hanya dengan satu pedal akselerator, baik untuk percepatan maupun deselerasi sekaligus mengisi daya ke baterai.

Teknologi Hybrid pada Chery Tiggo Cross CSH Hybrid

Berbeda dengan Rocky, Chery Tiggo Cross CSH Hybrid menggunakan teknologi parallel hybrid yang dikenal sebagai Chery Super Hybrid (CSH). Dalam sistem ini, mesin bensin masih berperan langsung dalam menggerakkan roda. Teknologi CSH terdiri dari tiga komponen utama: mesin bensin efisiensi tinggi (Atkinson cycle), motor listrik bertenaga besar, dan transmisi khusus bernama Dedicated Hybrid Transmission (DHT).

Sistem CSH bekerja secara otomatis antara mesin konvensional dan motor listrik, serta dapat beroperasi dalam tiga mode: EV murni, hybrid (perpaduan mesin bensin dan motor listrik), serta mesin bensin untuk mengisi daya. Berdasarkan data, Tiggo Cross CSH memiliki tenaga sebesar 96 PS (94 hp) dan torsi 120 Nm. Dengan spesifikasi tersebut, mobil ini mampu berakselerasi dari 0–100 km/jam dalam waktu sekitar 8 detik.

Tiggo Cross CSH lebih cocok untuk perjalanan luar kota karena performa yang lebih baik dibandingkan Rocky. Mobil ini juga ideal bagi konsumen yang mengutamakan kinerja dan tenaga. Teknologi hybrid yang digunakan memungkinkan mobil beroperasi dengan efisiensi tinggi tanpa mengorbankan kenyamanan dan kecepatan.

Kesimpulan

Kedua mobil ini memiliki keunggulan masing-masing. Daihatsu Rocky e-Smart Hybrid lebih cocok untuk penggunaan perkotaan dengan fokus pada efisiensi bahan bakar dan kemudahan penggunaan. Sementara itu, Chery Tiggo Cross CSH Hybrid lebih unggul dalam hal performa dan kemampuan berjalan jauh. Pemilihan mobil akan sangat bergantung pada kebutuhan pengguna, baik itu untuk aktivitas harian atau perjalanan jarak jauh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *