Kades Tenggur Apresiasi Kegiatan Ramadan di Masjid Al Azhar

Kepala Desa Tenggur Zaenal Fanani (Kemeja Putih) 

TULUNGAGUNG.ForumNusantaraNews – Kepala Desa Tenggur, Kecamatan Rejotangan, Kabupaten Tulungagung, Zaenal Fanani mengapresiasi kegiatan masyarakat di Masjid Al Azhar wilayah setempat.

Kegiatan dalam rangka mengisi bukan Ramadan 1447 H ini, dilaksanakan sejak hari kedua Ramadan dan puncaknya pada hari kedua puluh Ramadan. Rabu (11/3/2026).

“Kami Pemerintah Desa Tenggur sangat mengapresiasi atas apa yang dilakukan masyarakat di Masjid Al Azhar. Ini sebagai saksi kekompakan dan kreativitas masyarakat,” kata Zaenal Fanani.

Sementara itu, Ketua Panitia kegiatan, Nurhadi mengatakan, kegiatan masyarakat di Masjid Al Azhar dimulai sejak hari kedua puasa Ramadan 1447 H.

Kegiatan tersebut meliputi tadarus Al qur’an, tausiyah keagamaan atau kuliah tujuh menit (kultum) serta buka bersama selama 20 hari.

“Sejak hari pertama, ada kurang lebih 200 orang yang berpartisipasi mengikuti kegiatan. Seluruh makanan yang disediakan berasal berasal dari partisipasi masyarakat atau shodaqoh dari para dermawan,” ucap Nurhadi.

Dia menambahkan, pada puncak kegiatan Ramadan di Masjid Al Azhar, panitia kegiatan menerima bantuan 20 ekor kambing yang siap untuk di masak.

Inisiatif dari para dermawan ini disambut baik oleh Pemdes dan masyarakat Desa Tenggur secara umum. Bahkan, secara pribadi Kades Tenggur juga memberikan bantuan apabila ada kekurangan dalam setiap harinya.

“Ini murni inisiatif masyarakat Desa Tenggur sejak dulu. Puncak kegiatan pada Ramadhan 1447 H ini diisi dengan santunan kepada anak yatim,” terangnya.

Nurhadi menjelaskan, konsep penggalian anggaran yang dipakai dalam kegiatan Ramadan tahun adalah donasi langsung. Sehingga, sumber anggaran untuk santunan anak yatim tidak hanya dari oanitia, tetapi juga hasil partisipasi masyarakat.

Dia berharap, rangkaian kegiatan Ramadan di Masjid Al Azhar bisa memberikan keberkahan, mempertebal keimanan, mempererat silaturahmi antar warga desa dan mempertebal ukuwah islamiyah.

“Semoga niat bai ini bisa menjadikan tauladan atau contoh pada generasi berikutnya dan bisa menginspirasi kelompok masyarakat yang lain,” tutupnya.**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *